hijab

Peringatan BMKG, Waspada dan Harus Tetap Berhati-hati Cuaca Ekstrem

15 Apr 2021  |  251x | Ditulis oleh : Agus FZ
Peringatan BMKG, Waspada dan Harus Tetap Berhati-hati Cuaca Ekstrem

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperingatkan munculnya bibit siklon tropis 94W.

Siklon tropis tersebut memicu cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Indonesia.

Hujan deras disertai angin kencang diprkirakan bakal terjadi

Seiring kemunculan bibit siklon tropis tersebut

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta kepada 30 provinsi agar mewaspadai potensi bibit siklon tropis 94W.

BNPB lantas menyurati 30 gubernur pada Selasa (13/4/2021) untuk berfokus pada peringatan dini dan langkah-langkah kesiapsiagaan.

Hal ini dilakukan BNPB menyikapi informasi yang disampaikan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) terkait siklon tropis 94W.

BNPB merekomendasikan beberapa langkah kesiapsiagaan terhadap peringatan dini ini dari BMKG.

Selanjutnya, BNPB berharap pemerintah provinsi untuk menginstruksikan beberapa upaya.

Pertama, meningkatkan koordinasi dengan BMKG di wilayah terkait dengan perkembangan potensi bibit siklon tropis.

Deputi Bidang Pencegahan, Lilik Kurniawan mengatakan, informasi peringatan dini BMKG dapat digunakan untuk mempercepat penyebarluasan informasi peringatan dini bencana.

“Serta menyusun rencana tindak lanjut dan pengambilan keputusan,” ujar Lilik dikutip dari keterangan tertulis BNPB, Selasa.

Inilah daftar 30 wilayah yang mendapatkan pesan peringatan dini dari BNPB:

– Aceh

– Sumatera Utara

– Sumatera Barat

– Riau

– Bengkulu

– Jambi

– Sumatera Selatan

– Kepulauan Bangka Belitung

– Lampung

– Banten

– DKI Jakarta

– Jawa Barat

– Jawa Tengah

– DI Yogyakarta

– Jawa Timur

– Bali

– Nusa Tenggara Barat

– Kalimantan Barat

– Kalimantan Tengah

– Kalimantan Utara

– Kalimantan Selatan

– Sulawesi Utara

– Gorontalo

– Sulawesi Tengah

– Sulawesi Selatan

– Sulawesi Tenggara

– Maluku Utara

– Papua Barat

– Papua

Selain itu, BNPB juga meminta pemerintah daerah meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem.

Seperti puting beliung, hujan lebat disertai kilat atau petir, dan hujan es.

Selain itu, dampak lanjutan seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang maupun jalan licin, juga diminta untuk diwaspadai.

Terakhir, Lilik juga meminta koordinasi antar dinas terkait dan aparatur untuk kesiapsiagaan sesuai dengan tugas pokok dan fungsi serta kewenangan masing-masng.

Upaya ini bertujuan untuk mencegah dampak yang mungkin timbul.

Koordinasi menyasar pada komunikasi risiko yang ditujukan kepada masyarakat mengenai potensi bahaya untuk menjauh dari lembah sungai, lereng rawan longsor, pohon tumbang atau tepi pantai.

Khususnya warga yang bermukim di wilayah risiko tinggi.

Di samping itu, koordinasi bertujuan untuk menyiapkan dan mengelola seluruh sumber daya manusia, logistic, peralatan, penyiapan sarana dan prasarana untuk penanganan keadaan darurat serta penyiapan fasilitas layanan kesehatan sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19.

Lilik juga meminta pemerintah daerah untuk selalu siap siaga untuk mengevakuasi warga masyarakat yang tinggal di daerah risiko bencana tinggi, seperti lembah sungai, barah lereng rawan maupun tepi pantai.

“Mengaktifkan tim siaga bencana untuk memantau lingkungan sekitar akan gejala awal terjadinya banjir bandang, longsor, angin kencang atau pun gelombang tinggi,” tambah Lilik.

Lebih lanjut, Lilik meminta adanya pemantauan ruang udara dan kondisi bandar udara secara terus menerus berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara dan Airnav untuk menerbitkan informasi peringatan, berupa Sigmet dan Aerodrome Warning.

Masih terkait kesiapsiagaan, Lilik mengatakan untuk mengaktifkan pusat pengendalian operasi (pusdalops) daerah yang terkoneksi dengan pusat-pusat data, informasi dan komunikasi kelembagaan terkait di pusat dan provinsi, kabupaten dan kota.

Selanjutnya, Lilik mengingatkan, apabila diperlukan, pemerintah daerah dapat menetapkan status darurat bencna untuk pembentukan pos komando serta aktivasi rencana kontinjensi menjadi rencana operasi.

Sementara itu, BMKG dalam rilisnya menyebutkan, pihaknya mendeteksi adanya Potensi Bibit Siklon Tropis 94W di Samudera Pasifik dari Timur Laut Papua yang berpotensi menguat menjadi siklon tropis dalam seminggu ke depan.

Bibit siklon tropis ini mempengaruhi wilayah bagian utara Indonesia, khususnya daerah Timur seperti Sulawesi, Kepulauan Maluku, Papua Barat, Papua serta beberapa daerah lainnya di Indonesia.

Hal ini menyebabkan terjadinya peningkatan potensi hujan lebat hingga sangat lebat disertai angin kencang dan tinggi gelombang yang akan terjadi pada tanggal 13-19 April 2021. (dbs).

Berita Terkait
Baca Juga:
Presiden Tiga Periode Lebih Banyak Mudaratnya

Presiden Tiga Periode Lebih Banyak Mudaratnya

Nasional      

14 Sep 2021 | 244 Agus FZ


Ketua MPR Bambang Soesatyo alias Bamsoet menilai penambahan masa jabatan presiden Indonesia menjadi tiga periode lebih banyak mudarat atau kerugiannya ketimbang manfaatnya. Pihaknya pun ...

Ternyata Ada Manfaat Berlimpah di Balik Bumbu Nasi Kebuli yang Lezat dan Menggugah Selera

Ternyata Ada Manfaat Berlimpah di Balik Bumbu Nasi Kebuli yang Lezat dan Menggugah Selera

Kuliner      

3 Mei 2021 | 306 Agus FZ


Sebentar lagi umat muslim akan merayakan hari spesial yaitu Hari Raya Idul Fitri, dimana pada Hari Raya Idul Fitri itu seluruh umat muslim bersuka cita karena kembalinya fitrah. Di hari ...

Ini Dia Cara Mencuci Masker Kain Agar Higienis dan Aman dari Virus

Ini Dia Cara Mencuci Masker Kain Agar Higienis dan Aman dari Virus

Kesehatan      

22 Mei 2020 | 353 Kak Min


Selama masa pandemi virus Corona (Covid-19), masker menjadi sebuah perlengkapan wajib saat keluar rumah. Hal ini untuk meminimalkan risiko penyebaran virus corona ini. Dengan kelangkaan ...

Hujan Es di Masjidil Haram, Jemaah Tetap Salat dan Thawaf

Hujan Es di Masjidil Haram, Jemaah Tetap Salat dan Thawaf

Nasional      

29 Apr 2021 | 280 Agus FZ


Fenomena langka terjadi di Makkah, Arab Saudi pada Selasa (27/4/2021) lalu atau pertengahan bulan suci Ramadan 1442 Hijriah. Cuaca ekstrem di tanah suci mengakibatkan banjir dan hujan es. ...

Dengan Emporio Architect Dapatkan Rumah Mewah Impian

Dengan Emporio Architect Dapatkan Rumah Mewah Impian

Tips      

15 Maret 2021 | 349 Agus FZ


Rumah tinggal adalah sesuatu yang sangat dicita-citakan oleh semua orang yang ingin dimiliki, selain kebutuhan lainnya, apalagi rumah hunian yang mempunyai Desain Rumah Mewah, pastilah ...

Bukan Cokelat, Es Krim Ini Punya Rasa Gas Air Mata, Bagaiman Rasanya?

Bukan Cokelat, Es Krim Ini Punya Rasa Gas Air Mata, Bagaiman Rasanya?

Kuliner      

18 Mei 2020 | 337 Kak Min


Gas air mata biasa kita ketahui sebagai alat pengusir massa saat keadaan demonstrasi berlangsung. Namun, hal berbeda dilakukan pada sebuah kafe di Hong Kong. Bukannya untuk mengusir massa, ...