Tryout.id

Sering Lemas Saat Ramadhan, Coba Atasi Dengan Cara Ini

20 Mei 2020  |  368x | Ditulis oleh : Kak Min
Sering Lemas Saat Ramadhan, Coba Atasi Dengan Cara Ini

Selama bulan Ramadhan, tubuh akan mengalami perubahan. Salah satunya karena waktu istirahat yang berkurang karena kegiatan sahur pada sekitar pukul 03.00-04.00. Karena hal ini, biasanya tubuh akan merasa lemas dan lelah.

Dilansir dari laman Gulf News dan The National, berikut cara agar lemas bisa kita cegah saat puasa.

Menyempatkan Tidur Siang

Karena berkurangnya waktu tidur di malam hari, Anda dapat menggantikannya dengan tidur siang. Meskipun takkan sama seperti tidur malam hari, namun hal ini dapat meningkatkan semangat dan daya pikir setelah mengalami kelelahan.

Irshaad Ebrahim, seorang ahli tidur di London Sleep Centre Dubai, Irshaad Ebrahim, mengungkapkan bahwa waktu ideal tidur siang cukup dengan 20-30 menit saja. Dengan waktu yang tak lama, tentu semua orang dapat melakukannya.

“Manfaatkan waktu istirahat dengan tidur di mobil atau ruangan yang nyaman lainnya. Usahakan tempatnya gelap atau gunakan penutup mata agar tidur nyenyak dan berkualitas,” tuturnya.

Membuat Jadwal Aktivitas

Selama bulan puasa, usahakan Anda catat kegiatan apa saja yang akan Anda lakukan pada hari tersebut. Misalnya, setelah sahur Anda akan pergi bekerja. Kemudian, Anda melakukan rapat di kantor, sepulang darisana Anda olahraga, dilanjutkan dengan berbuka dan sholat.

“Usahakan waktu-waktu yang digunakan tidak melebihi jam normal. Agar tetap bisa tidur di waktu yang tepat, yakni sekitar pukul 21.00-22.00 setiap malam karena bukan hanya mengatasi kelelahan, namun tidur dengan waktu yang sesuai bisa membantu tubuh dalam menjalankan detoksifikasi alami sehingga racun dapat dibunuh,” kata spesialis neurologi di Aster Speciality Clinic, Vishal Pawar.

Hindari Makanan Pemicu Insomnia

Hal terakhir yang perlu Anda perhatikan untuk mengatasi rasa lemas ini ada pada makanan yang Anda konsumsi. Ternyata makanan juga berpengaruh terhadap waktu dan kualitas tidur kita. Hady Jedak, Internis sekaligus ahli tidur di Medcare Hospital, mengungkapkan untuk menghindari asupan makanan pemicu insomnia. Misalnya makanan berat yang kaya kalori dan kaya gula saat berbuka puasa.

“Hindari juga makanan yang sangat pedas, gorengan, kopi, dan produk yang mengandung kafein karena mengandung stimulan yang dapat mengganggu waktu tidur,” jelasnya.

Berita Terkait
Baca Juga:
Penanganan Covid-19 Di Indonesia Memang Sudah Salah Dari Awal, DKI Jakarta Kembali PSBB

Penanganan Covid-19 Di Indonesia Memang Sudah Salah Dari Awal, DKI Jakarta Kembali PSBB

Nasional      

15 Sep 2020 | 366 Kak Min


Kembali, DKI Jakarta akan berlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ketat selama dua pekan. Keputusan ini sangat berbeda sekali dengan rencana pemerintah pusat yang lebih ...

Kiat Hidup Sehat dan Bahagia Yang Sederhana

Kiat Hidup Sehat dan Bahagia Yang Sederhana

Nasional      

24 Jul 2020 | 359 Agus FZ


Masalah dalam hidup akan selalu datang silih berganti, tapi percayalah hidup suram atau bahagia itu tergantung kepada cara perfikir kita. Mulailah jalani hidup dengan penuh syukur, ...

Hobi Nonton Film atau Drakor? Cukup di Rumah Saja Bersama Rebahin

Hobi Nonton Film atau Drakor? Cukup di Rumah Saja Bersama Rebahin

Film      

6 Jul 2020 | 800 Agus FZ


Apakah kamu penggemar berat drama korea? Wah…sama donk kaya aku, pastinya aku suka banget drama korea. Drama korea memang gak ngebosenin ya, memang drama korea itu seru banget, ...

3 Tips Sederhana yang Membuat si Introvert Lebih Bahagia

3 Tips Sederhana yang Membuat si Introvert Lebih Bahagia

Tips      

20 Mei 2020 | 352 Kak Min


Sudah pernah dengar dengan istilah ekstrovert dan introvert? Tahukah Anda perbedaannya? Seorang introvert, biasanya perlu meluangkan waktu untuk sendiri agar energi di tubuhnya terisi. ...

Kisah Sahabat Rasullullah Abu Bakar Ash-Shiddiq yang Tak Mau Terima Gaji Saat Jadi Khalifah

Kisah Sahabat Rasullullah Abu Bakar Ash-Shiddiq yang Tak Mau Terima Gaji Saat Jadi Khalifah

Religi      

19 Mei 2020 | 333 Kak Min


Setelah Rasulullah SAW wafat, umat Muslim saat itu mendaulat sahabat Rasulullah yakni Abu Bakar Ash-Shiddiq sebagai khalifah pengganti Nabi Muhammad SAW. Saat itu, Abu Bakar menjadi ...

5 Gejala Gagal Ginjal yang Harus Segera Diatasi

5 Gejala Gagal Ginjal yang Harus Segera Diatasi

Kesehatan      

19 Mei 2020 | 430 Agus FZ


Anda pasti sering mendengar kasus gagal ginjal yang mungkin menyerang teman atau saudara Anda. Mereka yang menderita penyakit ini tidak akan memiliki ketahanan hidup, jika mereka tidak ...