Breaking
Ingin upgrade skill tanpa ribet? Temukan kelas seru dan materi lengkap hanya di YukBelajar.com. Mulai langkah suksesmu hari ini! • Mau lulus? Latih dirimu dengan ribuan soal akurat di tryout.id.   •   Ingin upgrade skill tanpa ribet? Temukan kelas seru dan materi lengkap hanya di YukBelajar.com. Mulai langkah suksesmu hari ini! • Mau lulus? Latih dirimu dengan ribuan soal akurat di tryout.id.

Sering Lemas Saat Ramadhan, Coba Atasi Dengan Cara Ini

admrozi

admrozi

Author

calendar_today Mei 20, 2020
schedule 21:33

Selama bulan Ramadhan, tubuh akan mengalami perubahan. Salah satunya karena waktu istirahat yang berkurang karena kegiatan sahur pada sekitar pukul 03.00-04.00. Karena hal ini, biasanya tubuh akan merasa lemas dan lelah.

Dilansir dari laman Gulf News dan The National, berikut cara agar lemas bisa kita cegah saat puasa.

Menyempatkan Tidur Siang

Karena berkurangnya waktu tidur di malam hari, Anda dapat menggantikannya dengan tidur siang. Meskipun takkan sama seperti tidur malam hari, namun hal ini dapat meningkatkan semangat dan daya pikir setelah mengalami kelelahan.

Irshaad Ebrahim, seorang ahli tidur di London Sleep Centre Dubai, Irshaad Ebrahim, mengungkapkan bahwa waktu ideal tidur siang cukup dengan 20-30 menit saja. Dengan waktu yang tak lama, tentu semua orang dapat melakukannya.

“Manfaatkan waktu istirahat dengan tidur di mobil atau ruangan yang nyaman lainnya. Usahakan tempatnya gelap atau gunakan penutup mata agar tidur nyenyak dan berkualitas,” tuturnya.

Membuat Jadwal Aktivitas

Selama bulan puasa, usahakan Anda catat kegiatan apa saja yang akan Anda lakukan pada hari tersebut. Misalnya, setelah sahur Anda akan pergi bekerja. Kemudian, Anda melakukan rapat di kantor, sepulang darisana Anda olahraga, dilanjutkan dengan berbuka dan sholat.

“Usahakan waktu-waktu yang digunakan tidak melebihi jam normal. Agar tetap bisa tidur di waktu yang tepat, yakni sekitar pukul 21.00-22.00 setiap malam karena bukan hanya mengatasi kelelahan, namun tidur dengan waktu yang sesuai bisa membantu tubuh dalam menjalankan detoksifikasi alami sehingga racun dapat dibunuh,” kata spesialis neurologi di Aster Speciality Clinic, Vishal Pawar.

Hindari Makanan Pemicu Insomnia

Hal terakhir yang perlu Anda perhatikan untuk mengatasi rasa lemas ini ada pada makanan yang Anda konsumsi. Ternyata makanan juga berpengaruh terhadap waktu dan kualitas tidur kita. Hady Jedak, Internis sekaligus ahli tidur di Medcare Hospital, mengungkapkan untuk menghindari asupan makanan pemicu insomnia. Misalnya makanan berat yang kaya kalori dan kaya gula saat berbuka puasa.

“Hindari juga makanan yang sangat pedas, gorengan, kopi, dan produk yang mengandung kafein karena mengandung stimulan yang dapat mengganggu waktu tidur,” jelasnya.

Related Articles