Breaking
Ingin upgrade skill tanpa ribet? Temukan kelas seru dan materi lengkap hanya di YukBelajar.com. Mulai langkah suksesmu hari ini! • Mau lulus? Latih dirimu dengan ribuan soal akurat di tryout.id.   •   Ingin upgrade skill tanpa ribet? Temukan kelas seru dan materi lengkap hanya di YukBelajar.com. Mulai langkah suksesmu hari ini! • Mau lulus? Latih dirimu dengan ribuan soal akurat di tryout.id.

Pilih Pasangan Hidup Calon Istri Sesuai Tuntunan Agama Bukan Liat Luarnya Saja

admrozi

admrozi

Author

calendar_today Apr 10, 2020
schedule 20:14

Menikah adalah kewajiban bagi muslim laki-laki dan wanita, menikah juga menjadi sesuatu yang sangat berarti bagi pemuda ataupun pemudi yang sudah mencapai usia remaja. Karakter dan sifat-sifat pribadi wanita tidak akan nampak dalam bentuk aslinya kecuali setelah berumah tangga. Bagi seorang muslim hendaknya memilih calon istri dari nasab atau keturunan yang berasal dari keluarga muslim yang taat dalam beragama, status social yang baik serta terpandang di lingkungan masyarakat.

Berapa banyak wanita yang kesehariannya mendapat acungan jempol namun ternyata sebaliknya. Makanya islam mengarahkan orang yang hendak membina rumah tangga untuk memilih wanita yang taat beragama, agar tujuan syar’I dari sebuah pernikahan dapat tercapai.

Dengan memperoleh istri yang berasal dari keluarga yang baik agamanya, status sosialnya maka dapat diharapkan akan lahir keturunan yang baik. Karena lahirnya keturunan yang baik dari keluarga yang baik adalah salah satu perintah Allah yang tercantum di dalam al-Qur’an.

Jadikanlah ketaatan wanita dalam menjalankan agamanya sebagai tolak ukur ketika meminang. Demikian pula keluhuran budi pekerti, sopan santun dan keindahan parasnya. Karena paras yang cantik dengan sentuhan agama dan akhlak yang baik termasuk kesempurnaan sifat seorang wanita. Jangan pernah lebih mengutamakan kecantikan diatas keshalihan.

Agar tujuan syar’I dari sebuah pernikahan dapat tercapai Rasulullah SAW bersabda :

“ Wanita itu dinikahi karena empat hal: hartanya, keturunannya, kecantikannya atau agamanya, maka pilihlah wanita yang taat beragama, kalau tidak kau akan merugi.” (muttafaq’alaih)

“Dunia ini seluruhnya perhiasan, namun sebaik-baik perhiasannya ialah wanita shalihah.” (HR.Muslim)

Jadi berhati hatilah dalam memilih calon istri, disamping itu apabila sudah memilih istri yang agamnya belum bagus, suami akan lebih esktra mendidik istrinya tersebut, itupun kalau suaminya mempunyai agama yang matang dan lebih daripada kemampuan istrinya. Jika perlu seorang suami akan menyekolahkan istrinya agar mempunyai pengetahuan agama yang matang dan baik.

Sabarlah dan jangan tergesa gesa dalam meminang, dengan mengetahui terlebih dahulu perangai kedua orang tuanya, kita dapat membaca si anak, karena perangai orang tua kadang membekas pada anaknya. Namun tidak serta merta kemudian melarang untuk menikah dengan wanita atau calon istri yang secara kebetulan keluarganya yang kurang baik. Karena tidak menutup kemungkinan dan bukan hal yang tidak mungkin bahwa suatu keluarga akan kembali ke jalan Islam yang baik dan terang dengan ijin dan petunjuk dari Allah SWT.

Related Articles