RF

Sirkuit Mandalika Harus Bayar Lisensi Rp 537 Milyar Per Musim untuk Gelar F1

29 Maret 2022  |  213x | Ditulis oleh : Agus FZ
Sirkuit Mandalika Harus Bayar Lisensi Rp 537 Milyar Per Musim untuk Gelar F1

Sirkuit Mandalika, Lombok, NTB, harus membayar lisensi 40 juta Dollar AS atau Rp 537 Milyar per musim untuk menggelar balapan Formula 1 (F1).

Sementara ini, sirkuit Mandalika belum bisa mengadakan balapan F1.

Hal ini dikonfirmasi Pengurus Pusat Ikatan Motor Indonesia (PP IMI), Muhammad Safril Sarwono.

Sarwono mengungkapkan hal tersebut saat dirinya melakukan pengecekan di Sirkuit Mandalika, pada (25/3/2022) lalu.

Dalam penjelasannya, ia mengatakan Sirkuit Mandalika belum memenuhi standar penyelenggaran balapan F1.

Sirkuit Mandalika secara keseluruhan 4,31km, hal tersebut menjadi catatan penting bagi lamanya satu putaran race.

“Jika secara kasar, standar Sirkuit Mandalika untuk gelaran mobil Formula One sangat jauh, jika balap motor saja 1 menit 30 detik, untuk balapan mobil F1 berapa menit?” kata Sarwono.

2. Keselamatan

Sirkuit Mandalika hanya baru bisa menangani keselamatan pembalap motor saja.

Hal tersebut diukur melalui pintu evakuasi yang sangat kecil.

“Pintu evakuasi di Sirkuit Mandalika masih kecil, bila ingin menggelar Formula One, jelas pintu evakuasinya harus lebar, dan muat mobil Formula One,” sambungnya.

Terutama kendaraan penyelamat untuk mobil F1 yang crash dan tidak dapat didorong atau dijalankan.

Sirkuit Mandalika harus memiliki crane atau alat pengangkat mobil seperti termuat dalam standar Fédération Internationale de l’Automobile (FIA).

3. Biaya Lisensi

Adapun biaya lisensi F1 tidaklah murah dan jauh lebih mahal dari lisensi MotoGP.

Dikutip dari Reuters, untuk biaya rata-rata lisensi Formula One sebesar 30,6 juta dollar AS (Rp. 438 Milliar) untuk Eropa, dan 40 Juta dollar AS (Rp. 537 milliar) untuk luar Eropa per musim.

Bila Indonesia, khususnya di Sirkuit Mandalika ingin mengadakan F1 maka harus merogoh kocek sebesar 40 juta dollar AS.

Berbeda jauh dengan lisensi MotoGP yang hadir di Sirkuit Mandalika, yang ‘hanya’ membutuhkan 9 juta Euro atau 9,7 juta dollar AS (Rp. 139 milliar permusim).

Dengan harga yang fantastis tersebut, Indonesia setidaknya harus bisa mengembalikannya dengan keuntungan baik dari bidang pariwisata, ekonomi kreatif, dan visa pendapatan negara.

Meski demikian, Indonesia khususnya Sirkuit Mandalika tetap mengadakan balapan roda empat dari kunjungan FIA.(dbs)

Baca Juga:
Cara Menguatkan Sinyal 4G Manual Tanpa Aplikasi

Cara Menguatkan Sinyal 4G Manual Tanpa Aplikasi

Tips      

30 Mei 2020 | 615 Agus FZ


Diera milenial seperti saat ini, internet merupakan suatu kebutuhan bagi sebagian masyarakat, karena saat ini berbisnis, cari teman, hiburan, bahkan pendidikan sudah sangat membutuhkan yang ...

Ikuti 5 Tips Ini untuk Maksimalkan Potensi Sang Buah Hati

Ikuti 5 Tips Ini untuk Maksimalkan Potensi Sang Buah Hati

Tips      

22 Mei 2020 | 446 Kak Min


Sebagai pasangan suami istri, menjadi orangtua adalah impian terbaik. Dengan kelahiran anak di tengah-tengah keluarga membuat kehidupan berumah tangga menjadi lebih berwarna. Namun, ...

Biar Tidak Salah Langkah, Ini 4 Informasi Cara Backup Chat Line

Biar Tidak Salah Langkah, Ini 4 Informasi Cara Backup Chat Line

Nasional      

20 Mei 2020 | 534 Agus FZ


Apakah saat ganti hp nanti Anda ingin chat-chat yang ada di Line terbackup dan bisa kembali Anda baca? Berarti Anda harus tahu bagaimana cara backup chat Line. Selain bisa dicoba untuk ...

Betapa Istighfar Membuat Hidup Tenang

Betapa Istighfar Membuat Hidup Tenang

Religi      

19 Agu 2020 | 503 Agus FZ


Istighfar yang artinya adalah ampunan, memohon ampun kepada Allah subhanahu wa ta’ala agar dosa-dosa kita diampuni dan ditutupi oleh Allah. Sebagai hambaNYA, kita sebagai manusia yang ...

Ribuan Aparat Kepolisian Kepung Desa Wadas, Gus Ubed: Apa Harus Demikian ke Rakyat?

Ribuan Aparat Kepolisian Kepung Desa Wadas, Gus Ubed: Apa Harus Demikian ke Rakyat?

Nasional      

9 Feb 2022 | 382 Agus FZ


Ketegangan terjadi antara warga dan aparat kepolisian di Desa Wadas, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo. Disampaikan Divisi Advokasi Lembaga Bantuan Hukum atau LBH ...

Bahaya Gadget Bagi si Kecil

Bahaya Gadget Bagi si Kecil

Nasional      

8 Jun 2020 | 527 Agus FZ


Menurut Prof of Paediatrics di Bangkok, dr. Rawat Sichangsirikarn menyebutkan bahwa handphone sudah menjadi bagian dalam kehidupan harian kita. Adanya gadget, informasi jadi mudah di dapat, ...