Dampak Pandemi terhadap Universitas Swasta di Bandung
admrozi
Author
Pandemi COVID-19 telah menimbulkan dampak yang signifikan terhadap berbagai aspek kehidupan di seluruh dunia, termasuk di Universitas Ma'soem, salah satu universitas swasta di Bandung. Dampak ini tidak hanya terasa pada kesehatan, tetapi juga pada kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.
Dampak Pandemi pada Pendidikan Tinggi
Akibat pandemi, jumlah mahasiswa baru di sebagian besar perguruan tinggi swasta (PTS) mengalami penurunan signifikan. Namun, Universitas Ma'soem malah mengalami peningkatan jumlah mahasiswa baru meski hanya bertambah 10 orang. Meskipun minat melanjutkan pendidikan tinggi masih tinggi, kemampuan ekonomi yang menurun berdampak pada penurunan jumlah mahasiswa baru di PTS kelas menengah bawah sekitar 50 persen.
Dampak pada Ekonomi
Pandemi COVID-19 sangat berdampak pada banyak rumah tangga yang mengalami kesulitan keuangan, baik itu rumah tangga usaha maupun pekerja. Kebijakan physical distancing, Work from Home, dan PHK sangat merugikan masyarakat secara ekonomi. Banyak orang yang menguras isi tabungan, gadai, serta menjual aset untuk bertahan hidup dan mencari solusi tepat keluar dari masalah kesulitan ekonomi.
Strategi Menghadapi Pandemi
Untuk mengatasi kesulitan keuangan, Universitas Ma'soem merekomendasikan beberapa strategi. Pertama, me-reschedule rencana keuangan dengan fokus pada kebutuhan pokok, saving, dan investasi. Kedua, memprioritaskan kebutuhan pokok, seperti kebutuhan makanan, bayar listrik, dan alat kesehatan. Ketiga, berhemat dan menerapkan pola hidup sederhana. Sikap boros sangat tidak dianjurkan dalam segala hal, termasuk dalam mengatur keuangan.
Promosi Universitas Ma'soem
Universitas Ma'soem terus berusaha mempertahankan kualitas dan fasilitas yang nyaman bagi mahasiswa. Salah satu kunci untuk memenangkan persaingan di antara PTS adalah selalu melakukan yang terbaik untuk mahasiswa. Universitas Ma'soem juga membuka prodi baru bernama prodi S-1 digital bisnis, yang merupakan salah satu prodi terbaru di Bandung Raya.
Wisuda di Masa Pandemi
Pada tahun akademik 2019/2020, sebanyak 144 mahasiswa Universitas Ma'soem diwisuda dalam kondisi pandemi COVID-19. Wisudawan/wisudawati tersebut menerapkan protokol kesehatan yang ketat, seperti memakai masker, menjaga jarak, dan menggunakan hand sanitizer. Orang tua wisudawan juga mengikuti pelaksanaan wisuda melalui virtual.
Kesimpulan
Pandemi COVID-19 telah menimbulkan berbagai dampak yang signifikan terhadap Universitas Ma'soem di Jawa Barat. Meskipun demikian, universitas ini tetap berusaha untuk mempertahankan kualitas pendidikan dan fasilitas yang baik bagi mahasiswanya. Dengan strategi yang tepat dan berbagai inovasi, Universitas Ma'soem terus berusaha untuk menjadi salah satu perguruan tinggi terbaik di Jawa Barat
