Breaking
Ingin upgrade skill tanpa ribet? Temukan kelas seru dan materi lengkap hanya di YukBelajar.com. Mulai langkah suksesmu hari ini! • Mau lulus? Latih dirimu dengan ribuan soal akurat di tryout.id.   •   Ingin upgrade skill tanpa ribet? Temukan kelas seru dan materi lengkap hanya di YukBelajar.com. Mulai langkah suksesmu hari ini! • Mau lulus? Latih dirimu dengan ribuan soal akurat di tryout.id.

Pentingnya Melakukan Perawatan Pada Bayi Baru Lahir

admrozi

admrozi

Author

calendar_today Agu 20, 2022
schedule 09:29

Kehadiran bayi dalam hidup Ibu tidak hanya membahagiakan, kadang juga bisa memberikan kekhawatiran. Beberapa orang tua, terutama yang baru saja mempunyai anak, kebingungan dalam melakukan perawatan bayi baru lahir. Mungkin Ibu sudah melakukan berbagai persiapan untuk menyambut kehadiran buah hati sejak lama, namun tetap saja Ibu memerlukan penyesuaian besar karena peran baru Ibu.

Perawatan Bayi Untuk Orang Tua Baru

Merawat bayi baru lahir identik dengan rasa kelelahan sepanjang hari. Tak jarang, banyak orang tua dilanda tekanan berlebih. Terlebih jika baru saja memiliki anak yang pertama. Untuk itu, hal pertama yang perlu diperhatikan adalah bagaimana orang tua mengelola tekanan yang dihadapi. Beberapa hal yang bisa diterapkan untuk mengelola tekanan saat merawat bayi baru lahir dibahas di bawah ini.

  • Menjaga Kondisi Fisik

Walau merawat bayi baru lahir sering dikaitkan dengan kurang tidur, hindarilah mengkonsumsi kafein atau makanan pengusir rasa kantuk lainnya. Tetaplah mengonsumsi makanan sehat, mencukupi kebutuhan air harian, dan pastikanlah selalu menghirup udara segar. Agar kondisi tetap bugar, tidurlah bersamaan dengan waktu tidur buah hati. Mintalah pasangan Ibu untuk menggantikan posisi ketika malam hari. Selain itu, pastikan untuk sesekali mengajak bayi menikmati hal-hal yang menjadi minat Ibu. Kebiasaan sehari-hari yang baik jika diterapkan bisa membuat Ibu lebih berenergi saat merawat bayi.

  • Tunda Dahulu Pekerjaan Lain

Jangan terlalu memaksakan diri dalam menjaga hal-hal yang biasa dilakukan sebelum kelahiran buah hati. Membersihkan rumah dan mencuci pakaian dapat ditunda dahulu agar tidak terlalu lelah ketika merawat bayi baru lahir. Anda juga dapat menghemat energi dengan mengurangi kegiatan yang membutuhkan waktu lama, seperti memasak. Apabila sebelumnya Ibu terbiasa menyiapkan makan malam, maka kini cukup menyajikan makanan yang mudah diolah. Namun, bukan berarti Ibu juga menganggap remeh nilai gizi makanan yang dikonsumsi.

Beberapa Hal Terkait Bayi Baru Lahir

  • Memandikan Bayi

Lakukanlah perawatan bayi dengan memandikannya setidaknya 2 kali dalam seminggu. Sebelum tali pusar terlepas, disarankan untuk memandikan bayi dengan menggunakan spons. Mandikan bayi dengan memakai sampo dan sabun yang dibuat khusus untuk kondisi kulit bayi. Benda-benda yang wajib dimiliki untuk memandikan bayi baru lahir yaitu, handuk lembut dan bak mandi bayi. Bila khawatir produk yang digunakan dapat menimbulkan iritasi, konsultasikanlah terlebih dahulu dengan dokter.

  • Mengganti Popok

Perawatan bayi baru lahir yang dianggap sulit adalah memasang popok. Ibu mungkin akan mengganti popok sampai 10 kali dalam sehari. Hal ini tergantung pada asupan yang diterima bayi. Biasanya, bayi yang diberi susu formula sejak lahir mempunyai frekuensi kencing lebih tinggi daripada bayi yang diberi ASI.

  • Memberikan Susu

Memberikan susu kepada bayi yang baru lahir mungkin akan terjadi sangat sering. Umumnya, bayi perlu diberi susu antara 8-15 kali dalam sehari. Hal ini terjadi sebab kapasitas perut bayi masih sangat kecil. Lakukan menyusui sesering mungkin tanpa mesti menunggu bayi Ibu menangis atau berteriak terlebih dahulu. Ketika menangis, bayi lebih sulit menelan susu sebab lidahnya tidak ada dalam posisi tepat untuk meneguk cairan. Tapi seiring dengan waktu, bayi dan Ibu akan terbiasa dalam proses ini. Setelah melahirkan, Ibu juga memerlukan nutrisi tambahan yang bisa didapatkan dari makanan yang mengandung asam folat, zat besi, omega tiga, omega enam dan inulin sehingga dapat meningkatkan kualitas ASI Ibu.

Related Articles

Tips

Rekalibrasi Strategi Pemasaran Digital: Membangun Daya Saing Bisnis di Era Internet Marketing 2026

Read more arrow_forward