Breaking
Ingin upgrade skill tanpa ribet? Temukan kelas seru dan materi lengkap hanya di YukBelajar.com. Mulai langkah suksesmu hari ini! • Mau lulus? Latih dirimu dengan ribuan soal akurat di tryout.id.   •   Ingin upgrade skill tanpa ribet? Temukan kelas seru dan materi lengkap hanya di YukBelajar.com. Mulai langkah suksesmu hari ini! • Mau lulus? Latih dirimu dengan ribuan soal akurat di tryout.id.

4 Kebiasaan Makan Ini Sebaiknya Kamu Hindari Saat Puasa

admrozi

admrozi

Author

calendar_today Mei 18, 2020
schedule 17:15

Saat berpuasa, bukan hanya kita belajar untuk menahan rasa lapar dan dahaga saja. Disana terdapat pula hikmah dimana perlunya kita dalam mengendalikan diri.

Terkadang, berbuka puasa menjadi salah satu waktu ajang balas dendam untuk menyantap segala makanan yang dihidangkan. Tentunya hal ini perlu dihindari ya mulai sekarang. Bukan hanya tak baik bagi kesehatan, namun makan secara berlebihan pun tak dianjurkan oleh agama.

Agar puasa kita terasa lebih sempurna, alangkah baiknya kita menghindari 4 kebiasaan yang sering kita lakukan pada saat makan. Dikutip dari laman muslimmatters.org, berikut lengkapnya.

1. Buka Puasa dengan Makanan Berminyak

Ketika berbuka puasa, makanan berminyak alias goreng-gorengan memang sangat menggoda. Di Indonesia sendiri, gorengan menjadi santapan yang sering ditemui saat berbuka puasa. Meskipun terasa nikmat, namun ternyata hal tersebut kurang baik bagi kesehatan.

Saat mengkonsumsi makanan berminyak di tengah perut kosong, hal tersebut dapat menyebabkan gangguan pencernaan. Misalnya saja kram perut dan rasa kembung. Akhirnya hal ini mengakibatkan kita merasa berat untuk beribadah.

Untuk mengawali berbuka, sebaiknya kita mengikuti anjuran dan sunnah Rasulullah SAW, yakni dengan mengkonsumsi segelas air dan 3 butir kurma. Kurma sangat efektif untuk meningkatkan gula darah secara cepat karena mudah sekali diserap oleh tubuh.

Hal ini tentu lebih baik jika dibandingkan dengan gorengan yang enak namun tak baik bagi tubuh. Selain itu, Anda juga bisa mengonsumsi buah-buahan. Makan buah ketika perut kosong sangat baik dalam mendetoks sistem pencernaan dan meningkatkan energi dibandingkan mengonsumsi buah setelah makan besar.

2. Makan Terlalu Cepat

Meskipun dalam keadaan kelaparan, sebaiknya hindari makan terburu-buru saat berbuka. Duduklah dan nikmatilah makanan dengan baik. Untuk merasa kenyang, otak memerlukan waktu 15-20 menit. Sehingga apabila makan terlalu cepat, maka kita akan cenderung makan berlebihan.

Sebuah studi di Jepang menemukan, makan terlalu cepat dikaitkan dengan berat badan berlebih. Selain itu, makan terlalu cepat akan membuat rasa tidak nyaman setelahnya.

3. Kurang Minum Air

Saat bulan Ramadhan seperti ini, biasanya kita tidak minum cukup air. Dengan perlunya kita menahan dahaga sejak matahari terbit hingga terbenam membuat kita kekurangan asupan cairan. Akibatnya, kita menjadi dehidrasi.

Selama bulan Ramadhan, penting untuk menjaga asupan cairan. Cairan tersebut bukan hanya bersumber dari air putih saja. Kita dapat mengkombinasikan dengan buah-buahan yang mengandung banyak cairan. Atau bisa juga dengan mengkonsumsi sayur dan sup saat makan.

Hindarilah minuman yang mengandung kadar gula tinggi dan berkafein. Karena hal tersebut dapat mengganggu penyerapan pencernaan kita.

Melewatkan Sahur

Sebagian dari kita mungkin sering melewatkan waktu sahur. Entah karena tidak biasa atau masih ngantuk. Memang sahur itu hukumnya sunnah. Namun, bukan berarti sahur tak masalah untuk dilewatkan. Banyak manfaat yang kita lewatkan ketika kita tidak sahur.

Ada banyak penelitian yang menunjukkan bahwa makan makanan sehat di permulaan hari akan mendatangkan manfaat sehat bagi fisik dan mental sehingga membuat mood baik sepanjang hari.

Juga, ketika Anda melewatkan makan sahur, Anda akan kekurangan asupan serat, vitamin, serta mineral yang penting agar tubuh bisa berfungsi dengan baik. Karenanya disarankan untuk tidak melewatkan sahur dan mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang.

Itulah beberapa kebiasaan saat makan yang sebaiknya kita hindari pada bulan Ramadhan seperti ini. Semoga bermanfaat dan terima kasih.

Related Articles