Breaking
Ingin upgrade skill tanpa ribet? Temukan kelas seru dan materi lengkap hanya di YukBelajar.com. Mulai langkah suksesmu hari ini! • Mau lulus? Latih dirimu dengan ribuan soal akurat di tryout.id.   •   Ingin upgrade skill tanpa ribet? Temukan kelas seru dan materi lengkap hanya di YukBelajar.com. Mulai langkah suksesmu hari ini! • Mau lulus? Latih dirimu dengan ribuan soal akurat di tryout.id.

Belajar dari Tradisi Askida Ekmek, Tradisi Berbagi Roti Gratis dalam Diam di Turki

admrozi

admrozi

Author

calendar_today Mei 20, 2020
schedule 18:09

Untuk berbagi kepada sesama memiliki beragam cara. Baik itu secara terbuka maupun secara diam-diam tanpa sepengetahuan orang lain.

Terkait berbagi kepada sesama di Turki ada tradisi unik untuk berbagi. Tradisi tersebut disebut dengan istilah Askida Ekmek. Tradisi ini biasa dilakukan oleh masyarakat Turki pada bulan Ramadhan. Secara sederhana, askida ekmek ini adalah berbagi roti dengan sesama.

Berbagi inilah yang unik pada tradisi ini. Bagaimana tradisi ini dijalankan, berikut selengkapnya seperti dilansir dari laman kompas.com.

Secara harfiah, askida ekmek ini berarti roti yang ditangguhkan. Jika dalam bahasa Inggris adalah paying it forward. Askida Ekmek ini telah dijalankan oleh orang Turki sejak beberapa abad yang lalu.

Prinsip utama pada tradisi ini adalah membantu orang tanpa pamrih. Hal ini agar penerima bantuan dapat tetap menjaga martabatnya sembari meningkatkan kesejahteraan hidup mereka.

Dikutip dari laman BBC, masyarakat yang berkecukupan akan membeli dua atau lebih roti. Satu roti akan ia makan sendiri, sedangkan roti lainnya ini akan disimpan dan diberikan kepada orang yang membutuhkan oleh si penjual roti.

Untuk ringkasnya, berikut tahap-tahap pada tradisi Askida Ekmek.

  1. Seseorang pergi ke toko roti.
  2. Ia akan membeli dua roti, namun hanya 1 buah roti yang akan ia ambil dan dibawa pulang.
  3. Saat membayar, pembeli akan memberi tahu penjual roti bahwa salah satu rotinya akan ditangguhkan. Maksudnya, roti tersebut dapat diberikan kepada orang yang membutuhkan.
  4. Setelah diberitahu seperti itu, maka penjual roti tersebut akan menyimpannya dan mengumpulkan bersama dengan roti-roti yang ditangguhkan.
  5. Si penjual roti inilah yang nantinya akan memberikan roti tersebut kepada yang membutuhkan.
  6. Jika ada orang yang datang ke toko roti tersebut, kemudian bertanya apakah tersedia roti yang ditangguhkan, maka mereka dapat mengambil roti tersebut secara gratis.

Begitulah kira-kira bagaimana tradisi ini berjalan. Tradisi ini dapat ditemukan di salah satu toko roti di Goztepe, dekat dengan Kadikoy di Istanbul.

Toko tersebut dalam sehari memproduksi sekitar 1.200 roti putih (seperti roti tawar). Ruang kosong pada rak roti yang tidak terisi akan dipenuhi oleh baguette, roti gulung, gandum hitam, multigrain, dan roti jagung. Ada juga berbagai macam kue, biskuit, dan kue kering (pastry).

Pemilik toko roti tersebut terkadang terlihat memberikan roti kepada orang-orang tanpa menerima uang sepeser pun. Bahkan, beberapa kali sempat terlihat orang-orang membayar untuk dua roti tetapi hanya mengambil satu roti saja.

Related Articles