hijab

Upaya Pemerintah dalam Menjaga Ketahanan Pangan dan Apa yang Bisa Kita Lakukan

27 Mei 2020  |  145x | Ditulis oleh : Agus FZ
Upaya Pemerintah dalam Menjaga Ketahanan Pangan dan Apa yang Bisa Kita Lakukan

Pandemi membuat banyak sektor mengalami penurunan produksi, salah satunya pangan. Pangan menjadi hal yang sangat penting untuk mendukung kesejahteraan masyarakat. Kebutuhan pangan selalu ada setiaphari dan merupakan hajat hidup semua orang. Badan Pangan Dunia Food Agriculture Orgazation (FAO) telah mengingatkan bahwa dunia di ambang krisis pangan.

Presiden juga mengatakan kalau ketahanan pangan sangatlah penting untuk dijaga. Beragam hal sudah dilakukan, seperti membuka lahan untuk menanam padi dan menjaga kestabilan harga.

"Karena itu ketersediaan pangan, food security, sangat penting bagaimana dengan kesiapan produksi pangan kita, bagaimana kesiapan industri pengolahan pasca-panen, bagaimana efisiensi rantai pasok dan distribusi, semua harus kita lihat lagi dan kita harus siapkan strategi besar menghadapi itu ke depan," ungkap Jokowi saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) melalui video conference di Jakarta.

Kementerian Pertanian (Kementan) juga sudah menyiapkan berbagai strategi dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan, khususnya dalam situasi pandemi Covid-19. Bantuan dari Kementan diantaranya adalah relaksasi KUR sektor pertanian, mempercepat bantuan sarana dan prasarana pertanian. Juga membantu distribusi pangan dari daerah surplus ke daerah yang membutuhkan.

Untuk petani Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan, Kementerian Pertanian (Kementan) terus menggalakkan program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) untuk mengurangi gagal panen. Baik karena bencana alam maupun serangan hama. Petani bisa bergabung ke dalam kelompok tani dan mengajukan asuransi paling lambat 30 hari sebelum masa tanam dimulai.

"Program ini diharapkan dapat memberikan perlindungan terhadap risiko ketidakpastian dengan menjamin petani mendapatkan modal kerja untuk berusaha tani dari klaim asuransi,” tutur Mentan Syahrul Yasin Limpo.

Melalui Badan Ketahanan Pangan (BKP), Kementan menggerakkan Pasar Mitra Tani yang ada di seluruh provinsi Indonesia. Pasar mitra tani di seluruh Indonesia dinilai akan mampu memperpendek mata rantai distribusi. Bahan pangan dipasok langsung dari petani melalui Pengembangan Usaha Pangan Masyarakat (PUPM). Beragam bahan pangan bisa sampai ke tangan konsumen dengan harga yang terjangkau.

Selain beragam program dan bantuan dari pemerintah, masyarakat juga dihimbau untuk membantu mewujudkan kemandirian pangan. Caranya adalah dengan menanam di rumah masing-masing, meski dengan skala kecil. Kementerian Pertanian (Kementan) mengajak masyarakat Indonesia melakukan Gerakan Ketahanan Pangan Nasional melalui konsep "Pangan dari Pekarangan".

Melalui gerakan family farming, Kementan mengatakan setiap keluarga bisa memenuhi kebutuhan pangan secara swadaya. Gerakan ini juga akan menopang kemandirian pangan nasional. Kepala Biro Humas dan Informasi publik Kementan, Kuntoro Boga Andri mengatakan kalau family farming adalah cara mudah untuk menghasilkan panganan sehat dan berkualitas. Misalnya sayur-mayur, umbi-umbian, aneka buah dan sumber protein hewani termasuk ikan sesuai potensi lokal.

"Intinya setiap keluarga bisa mensubstitusi kebutuhan pangannya. Masyarakat bisa membangun kebun keluarga dengan memanfaatkan lahan kosong dan pekarangan rumah," ujar Kuntoro.

Family farming ini juga bisa menyediakan bahan pangan tradisonal dan lokal. Bisa diolah menjadi beragam kuliner khas nusantara. Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo dalam beberapa kesempatanya juga menghimbau agar masyarakat terus mempromosikan bahan pangan lokal masing-masing. Family farming tidak harus menggunakan lahar yang luas. Masyarakat bisa menerapkan sistem urban farming, yaitu menanam di daerah perkotaan dengan lahan yang sempit. Bahkan tidak ada lahan sama sekali dengan menggunakan polybag atau hdroponik. Berbagai kebijakan pemerintah ini diharapkan bisa menjaga ketahan pangan Indonesia. Masyarakat juga bisa mendukung dengan mulai menanam bahan pangan di rumah sendiri. Bisa juga bekerja bersama RT/RT atau PKK setempat untuk membuat tempat khusus yang menyediakan lahan menanam untuk semua anggota.

Baca Juga:
Insomnia Mengganggu Jadwal Tidurmu ? Coba Lakukan Hal Ini untuk Atasi Insomnia

Insomnia Mengganggu Jadwal Tidurmu ? Coba Lakukan Hal Ini untuk Atasi Insomnia

Kesehatan      

3 Jun 2020 | 152 Agus FZ


Sulit tidur nyenyak dan hampir selalu terjaga dimalam hari? Mungkin kamu mengalami insomnia alias gangguan tidur. Padahal jika dibiarkan berlanjut, bukan tidak mungkin gangguan ini akan ...

5 Langkah Sederhana Yang Bisa Mengatasi Masalah Bau Kaki Secara Alami

5 Langkah Sederhana Yang Bisa Mengatasi Masalah Bau Kaki Secara Alami

Kesehatan      

7 Nov 2020 | 72 Kak Min


Bau kaki adalah masalah yang umum terjadi untuk orang-orang yang suka menggunakan sepatu dalam kesehariannya, memang tidak semua orang yang bersepatu pasti akan bau kakinya. Terjadinya bau ...

Cara Merawat Warna Baju Agar Tidak Cepat Pudar

Cara Merawat Warna Baju Agar Tidak Cepat Pudar

Tips      

10 Sep 2020 | 104 Agus FZ


Buat anda semua yang mencuci baju sendiri, yuk kita bahas bagaimana cara mencuci agar warna baju awet dan tidak cepat pudar. Pencucian yang tidak tepat bisa mengakibatkan warna baju ...

Bahaya Gadget Bagi si Kecil

Bahaya Gadget Bagi si Kecil

Nasional      

8 Jun 2020 | 144 Agus FZ


Menurut Prof of Paediatrics di Bangkok, dr. Rawat Sichangsirikarn menyebutkan bahwa handphone sudah menjadi bagian dalam kehidupan harian kita. Adanya gadget, informasi jadi mudah di dapat, ...

Kritis Saat Menerima Informasi Bisa Tangkal Penyebaran Hoax

Kritis Saat Menerima Informasi Bisa Tangkal Penyebaran Hoax

Nasional      

14 Nov 2020 | 54 Kak Min


Aghil - Era digital memudahkan kita untuk mendapatkan informasi secara cepat. Namun, terkadang kecepatan ini tak berbanding dengan ketepatan dari sebuah informasi. Tercatat bahwa kian ...

Keseringan Minum Kopi, Hati-Hati Kena Penyakit Ini

Keseringan Minum Kopi, Hati-Hati Kena Penyakit Ini

Kesehatan      

23 Mei 2020 | 141 Kak Min


Sebagian orang sangat menyukai kopi. Jika diminum secukupnya, memang hal ini tak masalah. Namun, jika dikonsumsi secara berlebihan tentunya sangat berbahaya bagi kesehatan kita. Dengan ...