AMIN

Upaya Pemerintah dalam Menjaga Ketahanan Pangan dan Apa yang Bisa Kita Lakukan

27 Mei 2020  |  714x | Ditulis oleh : Agus FZ
Upaya Pemerintah dalam Menjaga Ketahanan Pangan dan Apa yang Bisa Kita Lakukan

Pandemi membuat banyak sektor mengalami penurunan produksi, salah satunya pangan. Pangan menjadi hal yang sangat penting untuk mendukung kesejahteraan masyarakat. Kebutuhan pangan selalu ada setiaphari dan merupakan hajat hidup semua orang. Badan Pangan Dunia Food Agriculture Orgazation (FAO) telah mengingatkan bahwa dunia di ambang krisis pangan.

Presiden juga mengatakan kalau ketahanan pangan sangatlah penting untuk dijaga. Beragam hal sudah dilakukan, seperti membuka lahan untuk menanam padi dan menjaga kestabilan harga.

"Karena itu ketersediaan pangan, food security, sangat penting bagaimana dengan kesiapan produksi pangan kita, bagaimana kesiapan industri pengolahan pasca-panen, bagaimana efisiensi rantai pasok dan distribusi, semua harus kita lihat lagi dan kita harus siapkan strategi besar menghadapi itu ke depan," ungkap Jokowi saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) melalui video conference di Jakarta.

Kementerian Pertanian (Kementan) juga sudah menyiapkan berbagai strategi dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan, khususnya dalam situasi pandemi Covid-19. Bantuan dari Kementan diantaranya adalah relaksasi KUR sektor pertanian, mempercepat bantuan sarana dan prasarana pertanian. Juga membantu distribusi pangan dari daerah surplus ke daerah yang membutuhkan.

Untuk petani Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan, Kementerian Pertanian (Kementan) terus menggalakkan program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) untuk mengurangi gagal panen. Baik karena bencana alam maupun serangan hama. Petani bisa bergabung ke dalam kelompok tani dan mengajukan asuransi paling lambat 30 hari sebelum masa tanam dimulai.

"Program ini diharapkan dapat memberikan perlindungan terhadap risiko ketidakpastian dengan menjamin petani mendapatkan modal kerja untuk berusaha tani dari klaim asuransi,” tutur Mentan Syahrul Yasin Limpo.

Melalui Badan Ketahanan Pangan (BKP), Kementan menggerakkan Pasar Mitra Tani yang ada di seluruh provinsi Indonesia. Pasar mitra tani di seluruh Indonesia dinilai akan mampu memperpendek mata rantai distribusi. Bahan pangan dipasok langsung dari petani melalui Pengembangan Usaha Pangan Masyarakat (PUPM). Beragam bahan pangan bisa sampai ke tangan konsumen dengan harga yang terjangkau.

Selain beragam program dan bantuan dari pemerintah, masyarakat juga dihimbau untuk membantu mewujudkan kemandirian pangan. Caranya adalah dengan menanam di rumah masing-masing, meski dengan skala kecil. Kementerian Pertanian (Kementan) mengajak masyarakat Indonesia melakukan Gerakan Ketahanan Pangan Nasional melalui konsep "Pangan dari Pekarangan".

Melalui gerakan family farming, Kementan mengatakan setiap keluarga bisa memenuhi kebutuhan pangan secara swadaya. Gerakan ini juga akan menopang kemandirian pangan nasional. Kepala Biro Humas dan Informasi publik Kementan, Kuntoro Boga Andri mengatakan kalau family farming adalah cara mudah untuk menghasilkan panganan sehat dan berkualitas. Misalnya sayur-mayur, umbi-umbian, aneka buah dan sumber protein hewani termasuk ikan sesuai potensi lokal.

"Intinya setiap keluarga bisa mensubstitusi kebutuhan pangannya. Masyarakat bisa membangun kebun keluarga dengan memanfaatkan lahan kosong dan pekarangan rumah," ujar Kuntoro.

Family farming ini juga bisa menyediakan bahan pangan tradisonal dan lokal. Bisa diolah menjadi beragam kuliner khas nusantara. Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo dalam beberapa kesempatanya juga menghimbau agar masyarakat terus mempromosikan bahan pangan lokal masing-masing. Family farming tidak harus menggunakan lahar yang luas. Masyarakat bisa menerapkan sistem urban farming, yaitu menanam di daerah perkotaan dengan lahan yang sempit. Bahkan tidak ada lahan sama sekali dengan menggunakan polybag atau hdroponik. Berbagai kebijakan pemerintah ini diharapkan bisa menjaga ketahan pangan Indonesia. Masyarakat juga bisa mendukung dengan mulai menanam bahan pangan di rumah sendiri. Bisa juga bekerja bersama RT/RT atau PKK setempat untuk membuat tempat khusus yang menyediakan lahan menanam untuk semua anggota.

Baca Juga:
Hindari Data Tercuri, Pastikan Ikuti Tips Ini Saat Menggunakan WiFi Gratis

Hindari Data Tercuri, Pastikan Ikuti Tips Ini Saat Menggunakan WiFi Gratis

Tips      

17 Okt 2020 | 665 Kak Min


Aghil - Jaringan WiFi kini menjadi sebuah kebutuhan utama untuk mengakses internet. Dengan menggunakan WiFi, maka kita mampu menghemat kuota internet yang kita miliki. Karena kebutuhan ...

Para Ahli Menjelaskan Penyebab Air Zamzam Tidak Pernah Mengering

Para Ahli Menjelaskan Penyebab Air Zamzam Tidak Pernah Mengering

Nasional      

8 Apr 2023 | 309 Agus FZ


Sumur Zamzam tidak pernah kering sejak pertama kali muncul di gurun pasir ribuan tahun lalu. Mengapa? Air itu pertama kali muncul ketika Nabi Ismail yang masih bayi haus ...

Solusi Aman Mengatasi Masalah WC Penuh dan Wastafel Buntu

Solusi Aman Mengatasi Masalah WC Penuh dan Wastafel Buntu

Tips      

18 Maret 2021 | 909 Agus FZ


Apakah anda pernah mengalami wc dirumah anda mampet atau wastafel buntu? mungkin sudah bukan hal aneh lagi bagi kita menemui hal-hal yang menyebalkan seperti itu. Apalagi jika wc kita ...

Tahukah Anda? Ini 10 Buah Penurun Kolesterol

Tahukah Anda? Ini 10 Buah Penurun Kolesterol

Kesehatan      

26 Jun 2023 | 501 Agus FZ


Tahukah Anda saja Buah Penurun Kolesterol? Kolesterol adalah sejenis lemak yang terdapat dalam tubuh manusia dan hampir semua hewan. Ini adalah komponen penting dalam ...

Manfaat Ikut Program Beasiswa Double Degree

Manfaat Ikut Program Beasiswa Double Degree

Kampus      

23 Feb 2022 | 611 Agus FZ


Buat anda yang belum pernah mendengar tentang double degree, disini akan coba jelaskan double degree adalah suatu program dari beberapa universitas tertentu yang diperuntukan buat mahasiswa ...

Kebab Ayam Ala Rumahan, Ini Dia Bahan dan Caranya

Kebab Ayam Ala Rumahan, Ini Dia Bahan dan Caranya

Kuliner      

17 Okt 2020 | 935 Kak Min


Aghil - Kebab merupakan salah satu makanan khas Timur Tengah. Bukan hanya lezat, namun makanan ini juga sehat. Biasanya, makanan ini disajikan dengan cara dipanggang ataupun ...