RajaKomen

Sering Mengantuk dan Mudah Lelah? Hati-Hati Gejala Hipersomnia

30 Okt 2020  |  228x | Ditulis oleh : Kak Min
Sering Mengantuk dan Mudah Lelah? Hati-Hati Gejala Hipersomnia

Aghil - Tak sedikit orang yang mengalami hipersomnia, yakni salah satu gangguan tidur. Hal ini tentu mengganggu aktivitas sehari-hari. Selain itu juga berdampak bagi kesehatan.

Penderitanya sering merasa lelah, stres, serta mengantuk berlebihan. Menurut Lee Chambers, Psikolog dan Konsultan Kesejahteraan, hipersomnia adalah kondisi di mana seseorang merasa ingin tidur sepanjang hari. 

Penyakit hipersomnia ini terbagi menjadi dua kategori, yakni primer dan sekunder. Pada golongan primer, orang akan sulit untuk mengontrol tidur dan bangun. Sementara golongan sekunder, gangguan yang terjadi hanya kurangnya tidur.

"Ini juga mungkin akibat fungsi tiroid yang rendah atau cedera otak traumatis, dan obat-obatan tertentu dapat memicu hipersomnia pada individu," kata Lee.

Melansir The Sun, berikut beberapa tanda hipersomnia yang perlu Anda waspadai.

1. Lelah Terus

Orang yang mengalami hipersomnia akan sering merasa kelelahan. Ia akan merasa kekurangan energi dan selalu ingin tidur.

Hope Bastine sebagai ahli perusahaan teknologi Simba, mengungkapkan bahwa hipersomnia juga dapat terjadi pada orang yang jarang terkena paparan sinar matahari. Ia juga menambahkan, menghirup udara segar merupakan cara paling baik untuk meningkatkan energi.

2. Mudah Tersinggung

Saat penderita hipersomnia bangun tidur, perasaan mereka akan tak enak dan cenderung kesal sepanjang hari. Untuk mengatasinya, rutinitas tidur dapat meminimalkan gejala hipersomnia. Saat mudah tersinggung, menulislah di buku harian dan tetapkan aturan apa yang boleh dan tak boleh dilakukan sebelum tidur.

3. Kehilangan Nafsu Makan

Hipersomnia juga dapat memicu hilangnya nafsu makan. Oleh karena itu, penderita hipersomnia harus memiliki pola makan yang sehat dan seimbang. Selain itu juga perlu mengurangi alkohol serta konsumsi obat-obatan.

4. Cemas

Saat seseorang kekurangan tidur, biasanya akan merasakan cemas tanpa alasan. Ahli saraf mengungkapkan bahwa hal ini terjadi karena kurang tidur dapat memperkuat tingkat kecemasan antisipatif.

Ketika ini terjadi, amigdala otak dan korteks insular akan hidup, bagian otak akan terhubung dengan emosional. Hasilnya adalah pola meniru aktivitas otak yang juga terlihat pada orang menderita gangguan kecemasan.

5. Kesulitan Mengingat

Saat kekurangan tidur, otak akan kehilangan memori secara signifikan. Bahkan hingga memperburuk kondisi otak. Kurang tidur juga mampu menstimulasi bagian otak secara berlebihan, hal ini biasa disebut plastisitas saraf otak.

Pengobatan hipersomnia biasanya tergantung kondisi penderita. Dokter akam memberi resep obat stimulan yang dapat membantu merasa lebih terjaga.

"Mengubah gaya hidup adalah bagian penting dari hasil jangka panjang, termasuk rutinitas tidur yang konsisten dan jam malam untuk makan besar, olahraga, juga stimulan di malam hari," kata Lee.

Akhirnya, lingkungan tidur yang tenang, gelap, sejuk, dan bebas dari stimulasi adalah tempat yang tepat untuk memulai, serta bereksperimen menemukan keseimbangan optimal diri.

Berita Terkait
Baca Juga:
Beragam Sate Kekinian Selain Taichan yang Wajib Anda Coba

Beragam Sate Kekinian Selain Taichan yang Wajib Anda Coba

Kuliner      

10 Jun 2020 | 347 Agus FZ


Indonesia memiliki banyak ragam sate kekinian yang mungkin ada beberapa belum Anda ketahui. Sate adalah olahan daging yangdipotong kecil-kecil kemudian ditusuk bisa Anda bakar bisa saja ...

Sakit Perut Biasa atau Gangguan Reproduksi

Sakit Perut Biasa atau Gangguan Reproduksi

Kesehatan      

15 Mei 2020 | 383 Agus FZ


Pada saat wanita mengalami siklus bulanan adalah hal yang wajar tapi apabila di barengi dengan rasa nyeri perut dan sakit yang menyiksa tentu harus diwaspadai. Biasanya pada saat akan ...

4 Larangan yang Mesti Anda Ketahui Saat Mengkonsumsi Cuka Apel

4 Larangan yang Mesti Anda Ketahui Saat Mengkonsumsi Cuka Apel

Kesehatan      

23 Mei 2020 | 276 Kak Min


Cuka apel merupakan salah satu hal yang menyehatkan dan kaya akan manfaat. Karena hal ini, cuka apel sangat disarankan untuk dikonsumsi demi menjaga kesehatan. Beberapa manfaat ...

Seringlah Melaparkan Diri, Anda Bebas Kanker dan Diabetes

Seringlah Melaparkan Diri, Anda Bebas Kanker dan Diabetes

Tips      

16 Jul 2021 | 90 Agus FZ


Penyakit kanker dan diabetes tidak bisa dianggap remeh. Kanker sendiri tergolong penyakit mematikan. Penyakit ini bahkan menjadi penyebab kematian terbanyak kedua di ...

jual fitting

Jual Fitting Berbagai Bentuk dan Bermutu

Tips      

15 Feb 2021 | 262 Agus FZ


Fitting atau istilah mudahnya adalah sambungan-sambungan pipa, bentuk, bahan dan ukurannyapun sangat variatif ada yang kecil ada yang besar ada yang terbuat dari pvc besi alumunium dan ...

Inilah Makanan yang Harus Dihindari Penderita Penyakit Ginjal dan Diabetes, Salah Satunya Daging Olahan

Inilah Makanan yang Harus Dihindari Penderita Penyakit Ginjal dan Diabetes, Salah Satunya Daging Olahan

Kesehatan      

23 Sep 2021 | 90 Agus FZ


Makanan yang harus dihindari penderita penyakit ginjal dan diabetes, Salah satunya daging olahan. Ginjal berfungsi menyaring darah, membuang produk limbah, ...