rajabacklink

Sakit Jantung Bisa Terlihat dari Kaki, Seperti Apa Tandanya?

25 Agu 2021  |  144x | Ditulis oleh : Agus FZ
Sakit Jantung Bisa Terlihat dari Kaki, Seperti Apa Tandanya?

Penyakit jantung adalah penyebab utama kematian di Amerika dan salah satu ancaman terbesar bagi kesehatan. Faktanya, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS, gagal jantung berada di belakang satu dari setiap empat kematian di AS, yang menyebabkan kematian setiap 36 detik.

Sementara itu, serangan jantung kerap kali dicitrakan mendadak atau menyerang secara tiba-tiba. Serangan jantung biasanya merupakan akibat dari kondisi jantung kronis yang berkembang perlahan seiring waktu. Namun, peluang untuk mengalami serangan jantung sebenarnya dapat dikurangi dengan intervensi kesehatan secara dini.

Karena hal itulah, CDC merekomendasikan untuk melakukan skrining secara teratur untuk kondisi kronis yang mengarah pada kejadian koroner yang serius, sebelum Anda melewati point of no return (titik tidak dapat kembali normal lagi). Secara khusus, beberapa ahli membunyikan alarm tentang penyakit arteri periper (peripheral artery disease/PAD). Saat ini, PAD mempengaruhi 6,5 juta orang Amerika di atas usia 40.

Pada mereka yang memiliki PAD, penumpukan plak lemak menyebabkan arteri menyempit atau tersumbat, yang pada akhirnya dapat menyebabkan serangan jantung atau stroke. Akan tetapi, Mayo Clinic mengatakan terdapat petunjuk untuk mengetahui kondisi demikian dengan memperhatikan perubahan dalam perasaan di kaki Anda. Mayo Clinic menunjukkan beberapa gejala yang mungkin dirasakan sebagai petunjuk kapan Anda harus memeriksakan jantung Anda ke dokter.

Seperti apa saja gejala aneh yang harus diwaspadai? Berikut gejala-gejala yang harus diwaspadai yang bisa mengindikasikan penyakit jantung, dilansir di laman Bestlifeonline, Selasa (24/8).

1. Merasakan kaki yang sangat dingin

Waspadai jika Anda sering merasakan dingin di bagian tungkai bawah atau kaki, terutama jika dibandingkan dengan sisi tubuh yang lain. Menurut Mayo Clinic, kondisi demikian bisa jadi karena sirkulasi yang buruk akibat arteri yang tersumbat.

Para ahli memperingatkan agar tidak mengabaikan gejala tersebut sebagai bagian normal dari penuaan. American Heart Association (AHA) menjelaskan, endapan tersebut terdiri dari kolestorel, zat lemak, produk pembuangan seluler, kalsium dan fibrin (bahan pembekuan dalam darah).

“Saat plak menumpuk, dinding pembuluh darah menebal. Ini mempersempit saluran di dalam arteri—mengurangi aliran darah. Hal itu mengurangi jumlah oksigen dan nutrisi lain yang mencapai tubuh,” kata AHA.

Pada akhirnya, jika aliran darah ke jantung terganggu, dapat mengakibatkan serangan jantung. Demikian pula, jika gumpalan terbentuk di arteri yang sempit ini dan membatasi aliran darah ke otak, hal itu dapat menyebabkan stroke.

2. Penumpukan plak paling sering terjadi di kaki

Menurut CDC, PAD atau penumpukan plak dapat terjadi di pembuluh darah manapun. Namun, hal itu lebih sering terjadi di kaki ketimbang di lengan. Bagi banyak orang, penyumbatan di bagian anggota gerak bawah dapat menyebabkan kesulitan berjalan, nyeri kaki kronis, atau mati rasa. Namun, tidak semua orang mengalami PAD di kaki.

“Di mana plak berkembang, dan jenis arteri yang terkena, bervariasi pada setiap orang. Plak dapat sebagian atau seluruhnya menghalangi aliran darah melalui arteri berukuran besar atau sedang di jantung, otak, panggul, kaki, lengan atau ginjal,” kata AHA,” kata AHA.

Selain menyebabkan penyakit arteri perifer, AHA menyebutkan bahwa penyumbatan di area tubuh lainnya dapat menyebabkan penyakit jantung koroner, angina, penyakit arteri karotis, atau bahkan penyakit ginjal kronis.

3. Perhatikan tanda-tanda lain ketika penyakit jantung mempengaruhi pembuluh darah

Seseorang yang menderita penyakit koroner, gejala yang dirasakan mungkin berbeda berdasarkan penyebab yang mendasarinya. Jika kondisi jantung adalah akibat dari gangguan pembuluh darah, seperti dalam kasus penyakit arteri perifer, seseorang mungkin merasakan gejala seperti nyeri dada, sesak dada, sesak napas, mati rasa atau kelemahan pada ekstremitas (anggota gerak), atau nyeri di leher, rahang, tenggorokan , atau perut. Di samping, merasakan sensasi dingin di kaki atau lengan.

4. Saatnya memeriksakan diri ke dokter

Para pakar dari Mayo Clinic menyarankan agar segera menghubungi penyedia medis jika mengalami salah satu gejala di atas. Bahkan, jika Anda tidak mengalami gejala PAD, Anda masih dapat meminta dilakukan pemeriksaan jika Anda berusia di atas 65 tahun, di atas 50 tahun dengan riwayat diabetes atau merokok, atau di bawah 50 tahun dengan riwayat diabetes dan faktor risiko PAD lainnya, termasuk obesitas atau tekanan darah tinggi.

American Heart Association memperingatkan bahwa merokok, memiliki kolesterol tinggi, dan memiliki peningkatan kadar trigliserida dalam darah adalah faktor risiko tambahan. Karena itulah, AHA menyarankan agar berkomitmen untuk berolahraga, berhenti merokok, dan mengelola kondisi kronis seperti hipertensi, kolesterol tinggi, atau diabetes. Menurut AHA, semua langkah tersebut dapat menurunkan risiko kejadian koroner akibat PAD.

(hajinews)

Berita Terkait
Baca Juga:
Apa Itu PSBB dan Apa Saja yang Diabatasi

Apa Itu PSBB dan Apa Saja yang Diabatasi

Nasional      

22 Mei 2020 | 323 Agus FZ


Wabah virus corona atau yang dikenal dengan Covid-19 yang telah masuk ke Indonesia sejak Maret 2020 membuat pemerintah sibuk menyiapkan program yang  tepat untuk mengurangi jumlah ...

Kebab Ayam Ala Rumahan, Ini Dia Bahan dan Caranya

Kebab Ayam Ala Rumahan, Ini Dia Bahan dan Caranya

Kuliner      

17 Okt 2020 | 230 Kak Min


Aghil - Kebab merupakan salah satu makanan khas Timur Tengah. Bukan hanya lezat, namun makanan ini juga sehat. Biasanya, makanan ini disajikan dengan cara dipanggang ataupun ...

3 Tips Sederhana yang Membuat si Introvert Lebih Bahagia

3 Tips Sederhana yang Membuat si Introvert Lebih Bahagia

Tips      

20 Mei 2020 | 284 Kak Min


Sudah pernah dengar dengan istilah ekstrovert dan introvert? Tahukah Anda perbedaannya? Seorang introvert, biasanya perlu meluangkan waktu untuk sendiri agar energi di tubuhnya terisi. ...

5 Gejala Gagal Ginjal yang Harus Segera Diatasi

5 Gejala Gagal Ginjal yang Harus Segera Diatasi

Kesehatan      

19 Mei 2020 | 363 Agus FZ


Anda pasti sering mendengar kasus gagal ginjal yang mungkin menyerang teman atau saudara Anda. Mereka yang menderita penyakit ini tidak akan memiliki ketahanan hidup, jika mereka tidak ...

Hilangkan Bau Mulut Selama Berpuasa dengan Baking Soda, Ini Caranya

Hilangkan Bau Mulut Selama Berpuasa dengan Baking Soda, Ini Caranya

Kesehatan      

20 Mei 2020 | 310 Kak Min


Bau mulut menjadi salah satu masalah yang sering mengganggu kita. Untuk diketahui, secara medis bau mulut terjadi disebabkan karena berkembangnya bakteri didalam mulut, infeksi amandel, ...

Mengenal Teh Putih, Teh Asal Bandung yang Diminati Hingga Mancanegara

Mengenal Teh Putih, Teh Asal Bandung yang Diminati Hingga Mancanegara

Nasional      

23 Mei 2020 | 272 Kak Min


Teh putih memang tak sepopuler teh hijau atau teh hitam. Namun, teh putih tetap memiliki penggemarnya. Hal ini karena teh putih mengandung antioksidan 100 kali lebih banyak dari vitamin C ...