rajabacklink

Rame-Rame Rampok Uang Negara Via BUMN

6 Jan 2022  |  69x | Ditulis oleh : Agus FZ
Rame-Rame Rampok Uang Negara Via BUMN

Jiwasraya bikin rugi Rp. 13,7 T, modusnya main saham. Dulu, Inalum bikin utang US$ 4 miliar atau Rp. 60 T, modusnya difestasi. Saya yakin, masih banyak BUMN–BUMN lain yang dijadikan sarana untuk merampok uang negara.

Bahkan untuk kasus Inalum, setelah tekor menanggung utang dan bunga pinjaman senilai Rp. 60 T, Inalum juga wajib setor untuk bikin smelter US$ 1,5 miliar atau lebih dari Rp. 20 T. Padahal, sejak tahun 2019 hingga tahun 2020, PT Freeport tidak bagi defiden ke Inalum.

Dahulu negara menggebu-gebu cari pinjaman untuk difestasi freeport dengan motif Deviden yang besar. Nyaris US$ 1 miliar per tahun, diatas kertas selama 4 tahun utang investssi lunas. Sisanya, freeport akan jadi tambang yang memberi untung beliung ke RI.

Semua pejabat negara tahu lah modus perampokan itu, mereka orang sekolah tinggi, bukan lulusan PAUD yang diburu densus. Mereka semua paham dan sadar, negara sedang dirampok.

Tapi mereka justru melegitimasi perampokan, bahkan ikut mengkampanyekan pentingnya negera ini dirampok. Penguasa yang seharusnya menjaga duit rakyat, justru ikut membuka keran rampok. Mereka, pasti mendapat fee bagian dari harta rampokan.

Untuk kasus asuransi, ternyata bukan hanya jiwasraya. Disinyalir, kerugian jiwasraya dan Bumiputera mencapai angka hingga 50 T. Angka yang luar bisa besar.

Karena itu, melihat kasus Inalum, jiwasraya dan Bumiputera, masih banyak BUMN – BUMN lain yang telah, sedang dan akan dijadikan target rampokan. Karena itu, semua BUMN wajib diperiksa.

Rezim Jokowi begitu brutal, menjadikan BUMN merugi karena dirampok. Perampokan dilakukan secara terstruktur, sistematis dan massif.

Terstruktur karena melibatkan struktur dan pejabat negara. Perampokan BUMN tidak mungkin terjadi, tanpa persetujuan otoritas pejabat negara.

Sistematis, karena prosesnya rapih, tersistemik melibatkan banyak unsur kekuasaan dan stake holder. Disinyalir, semua pihak yang tahu detail persoalan ‘ngalap berkah’ dari proses rampok merampok ini.

Massif, karena nilai dan sebarannya begitu fantastis. Triliunan rupiah dan nyaris di semua BUMN. Mirip fenomena gunung es, Yang terkuak beberapa saja, sementara yang masih dirahasiakan lebih banyak lagi.

Jadi, semua mata wajib ikut memelototi BUMN. Jangan sampai, BUMN yang seharusnya menyumbang APBN justru menyusu ke negara minta tambahan modal saham penyertaan negara. [].  (hajinews)

Baca Juga:
Wajah Berminyak? Bisa Jadi Karena Kamu Konsumsi Makanan dan Minuman Ini

Wajah Berminyak? Bisa Jadi Karena Kamu Konsumsi Makanan dan Minuman Ini

Kesehatan      

23 Mei 2020 | 361 Kak Min


Wajah berminyak tentu jadi masalah yang mengganggu. Hal ini bisa menjadikan kita kurang percaya diri. Khususnya bagi para wanita yang selalu ingin tampil baik dan cantik. Selain ...

Artis Sensasional di Indonesia Yang Menjadi Trending Topik

Artis Sensasional di Indonesia Yang Menjadi Trending Topik

Nasional      

22 Mei 2020 | 413 Agus FZ


Saat ini, banyak artis Indonesia yang berusaha untuk mencari penghidupan baru dengan cara apapun. Semakin banyak rela naik figur menjadi artis sensasional di Indonesia. Saat berbicara bisa ...

Upaya Pemerintah dalam Menjaga Ketahanan Pangan dan Apa yang Bisa Kita Lakukan

Upaya Pemerintah dalam Menjaga Ketahanan Pangan dan Apa yang Bisa Kita Lakukan

Nasional      

27 Mei 2020 | 377 Agus FZ


Pandemi membuat banyak sektor mengalami penurunan produksi, salah satunya pangan. Pangan menjadi hal yang sangat penting untuk mendukung kesejahteraan masyarakat. Kebutuhan pangan selalu ...

Kisah Sahabat Rasullullah Abu Bakar Ash-Shiddiq yang Tak Mau Terima Gaji Saat Jadi Khalifah

Kisah Sahabat Rasullullah Abu Bakar Ash-Shiddiq yang Tak Mau Terima Gaji Saat Jadi Khalifah

Religi      

19 Mei 2020 | 333 Kak Min


Setelah Rasulullah SAW wafat, umat Muslim saat itu mendaulat sahabat Rasulullah yakni Abu Bakar Ash-Shiddiq sebagai khalifah pengganti Nabi Muhammad SAW. Saat itu, Abu Bakar menjadi ...

Orang Tua Milenial Bijak Mendidik Anak Jaman Now

Orang Tua Milenial Bijak Mendidik Anak Jaman Now

Nasional      

15 Feb 2021 | 280 Agus FZ


Jaman sekarang ini untuk menjadi orang tua milenial bukanlah hal yg mudah. Bahkan, banyak yang setuju bahwa tantangan orang tua di jaman sekarang lebih besar dan sulit. Hal ini karena ...

Menemukan Pastry 25 Tahun, Wanita Ini Masih Berani Menyantapnya. Kok Bisa?

Menemukan Pastry 25 Tahun, Wanita Ini Masih Berani Menyantapnya. Kok Bisa?

Kuliner      

19 Mei 2020 | 570 Kak Min


Seorang wanita asal Inggris menemukan puff-pastry yang sudah berusia 25 tahun didalam kulkasnya. Meskipun sudah berusia lama, wanita tersebut masih berani memakannya. Kok bisa ya? Puss ...