hijab

Pendapat Dari Pengamat Terkait Pembubaran PDIP Akibat Korupsi Bansos Covid-19

22 Jan 2021  |  248x | Ditulis oleh : Kak Min
Pendapat Dari Pengamat Terkait Pembubaran PDIP Akibat Korupsi Bansos Covid-19

Seorang pakar hukum dari Universitas Al-Azhar angkat bicara soal adanya desakan sejumlah pihak agar Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dibubarkan.

Karena seringnya kader dari PDIP yang terlibat kasus korupsi, maka akan banyak pihak yang menyarankan agar partai satu ini dibubarkan saja. Baru-baru ini bahkan ada dua orang kadernya yang diduga terlibat dalam pengadaan barang dan jasa bansos covid-19.

“Pembubaran parpol karena putusan MK karena parpol melakukan kegiatan yang bertentangan dengan UUD 1945 dan peraturan UU,” kata Pengamat hukum Universitas Al Azhar Indonesia, Suparji Ahmad, dilansir jabarnews (20/1/2021).

Suparji menjelaskan, pembubaran partai itu syarat wajibnya karena adanya kegiatan ataupun paham yang dilakukan oleh partai yang dinilai membahayakan kepada keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Suparji mengaitkan dengan desakan agar KPK membubarkan PDIP jika nantinya terbukti melakukan tindakan korupsi bantuan sosial Covid-19 secara terstruktur.

Dalam Pasal 20 ayat 2 UU Tindak Pidana Korupsi, dijelaskan bahwa jeratan korupsi korporasi dapat dilakukan jika ada bukti partai digunakan sebagai tempat penampungan hasil kejahatan.

“Korporasi dapat dijerat, jika ada perbuatan pidana yang dilakukan. jika membiarkan adanya tindak pidana dalam korporasi. Jika korporasi digunakan sebagai tempat penampungan hasil kejahatan dan jika tidak melakukan pencegahan atas terjadinya tindak pidana,” jelas Suparji.

Diketahui, Menteri yang merupakan kader PDIP, Juliari Batubara baru-baru ini terjerat tindak pidana korupsi bantuan sosial Covid-19. Juliari ditangkap KPK bersama pejabat pembuat komitmen di Kemensos Matheus Joko Santoso dan Adi Wahyono, serta Ardian IM dan Harry Sidabuke selaku pihak swasta. Dalam susunan partai sendiri, Juliari diketahui sebagai Wakil Bendahara Umum PDIP.

Akhir-akhir ini, cover Koran Tempo berjudul ‘Tiga Penguasa Bansos’ juga menjadi perbincangan publik. Dalam edisi itu disebutkan dua politikus PDIP Herman Hery dan Ihsan Yunus, diduga menguasai proyek pengadaan bansos 2020 di Kemensos.

Perusahaan-perusahaan yang terafiliasi dengan keduanya diduga mendapat jatah hingga Rp 3,4 triliun, separuh dari anggaran bantuan untuk wilayah Jabodetabek. Tim KPK pun diduga menggeledah kantor sejumlah perusahaan itu sepanjang pekan lalu.

Sungguh memilukan partai pengusung presiden saat ini ternyata malah menjadi sarang para koruptor, yang sangat berbeda jauh dengan pernyataan presiden Jokowi yang ingin pemerintahannya bersih dari tindak pidana korupsi.

Berita Terkait
Baca Juga:
Kondisi Terkini Ketua Umum MUI Miftachul Akhyar Setelah Kecelakaan di Tol

Kondisi Terkini Ketua Umum MUI Miftachul Akhyar Setelah Kecelakaan di Tol

Nasional      

12 Agu 2021 | 366 Agus FZ


Kondisi Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Miftachul Akhyar baik-baik saja usai mengalami kecelakaan di Tol Semarang-Salatiga. Dari informasi yang sudah menjenguknya yang bersangkutan ...

Berbuka Puasalah dengan Air Kelapa, Ini Manfaatnya

Berbuka Puasalah dengan Air Kelapa, Ini Manfaatnya

Kesehatan      

18 Mei 2020 | 288 Kak Min


Salah satu kenikmatan di Bulan Ramadhan adalah saat berbuka puasa. Saat berbuka puasa, dianjurkan untuk mengkonsumi hal yang manis untuk mengembalikan energi pada tubuh. Salah satu yang ...

Cara Orang Tua Milenial Mendidik Anak di Masa Kini, Seperti Apa?

Cara Orang Tua Milenial Mendidik Anak di Masa Kini, Seperti Apa?

Nasional      

9 Jun 2020 | 328 Agus FZ


Menjadi orang tua milenial bukanlah hal yg mudah. Bahkan, banyak yang setuju bahwa tantangan orang tua di jaman sekarang lebih besar dan sulit. Hal ini karena perkembangan jaman & ...

Peringatan BMKG, Waspada dan Harus Tetap Berhati-hati Cuaca Ekstrem

Peringatan BMKG, Waspada dan Harus Tetap Berhati-hati Cuaca Ekstrem

Nasional      

15 Apr 2021 | 177 Agus FZ


Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperingatkan munculnya bibit siklon tropis 94W. Siklon tropis tersebut memicu cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Indonesia. Hujan ...

Cara Singapura Bersiap Hidup Berdampingan dengan Covid-19

Cara Singapura Bersiap Hidup Berdampingan dengan Covid-19

Nasional      

30 Jun 2021 | 209 Agus FZ


Singapura sedang menyusun cetak biru untuk mewujudkan rencana hidup berdampingan dengan Covid-19. Gagasan hidup normal bersama virus corona mengemuka, setelah virus penyebab Covid-19 itu ...

Inilah Desain Rumahku adalah Surgaku

Inilah Desain Rumahku adalah Surgaku

Tips      

12 Feb 2021 | 342 Agus FZ


Emporio Architect adalah sebuah perusahaan jasa arsitek yang sudah sangat berpengalaman dalam bidang desain rumah atau bangunan, 15 tahun sudah lamanya Emporio architect berdiri dan ...