RajaKomen

Pendapat Dari Pengamat Terkait Pembubaran PDIP Akibat Korupsi Bansos Covid-19

22 Jan 2021  |  445x | Ditulis oleh : Kak Min
Pendapat Dari Pengamat Terkait Pembubaran PDIP Akibat Korupsi Bansos Covid-19

Seorang pakar hukum dari Universitas Al-Azhar angkat bicara soal adanya desakan sejumlah pihak agar Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dibubarkan.

Karena seringnya kader dari PDIP yang terlibat kasus korupsi, maka akan banyak pihak yang menyarankan agar partai satu ini dibubarkan saja. Baru-baru ini bahkan ada dua orang kadernya yang diduga terlibat dalam pengadaan barang dan jasa bansos covid-19.

“Pembubaran parpol karena putusan MK karena parpol melakukan kegiatan yang bertentangan dengan UUD 1945 dan peraturan UU,” kata Pengamat hukum Universitas Al Azhar Indonesia, Suparji Ahmad, dilansir jabarnews (20/1/2021).

Suparji menjelaskan, pembubaran partai itu syarat wajibnya karena adanya kegiatan ataupun paham yang dilakukan oleh partai yang dinilai membahayakan kepada keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Suparji mengaitkan dengan desakan agar KPK membubarkan PDIP jika nantinya terbukti melakukan tindakan korupsi bantuan sosial Covid-19 secara terstruktur.

Dalam Pasal 20 ayat 2 UU Tindak Pidana Korupsi, dijelaskan bahwa jeratan korupsi korporasi dapat dilakukan jika ada bukti partai digunakan sebagai tempat penampungan hasil kejahatan.

“Korporasi dapat dijerat, jika ada perbuatan pidana yang dilakukan. jika membiarkan adanya tindak pidana dalam korporasi. Jika korporasi digunakan sebagai tempat penampungan hasil kejahatan dan jika tidak melakukan pencegahan atas terjadinya tindak pidana,” jelas Suparji.

Diketahui, Menteri yang merupakan kader PDIP, Juliari Batubara baru-baru ini terjerat tindak pidana korupsi bantuan sosial Covid-19. Juliari ditangkap KPK bersama pejabat pembuat komitmen di Kemensos Matheus Joko Santoso dan Adi Wahyono, serta Ardian IM dan Harry Sidabuke selaku pihak swasta. Dalam susunan partai sendiri, Juliari diketahui sebagai Wakil Bendahara Umum PDIP.

Akhir-akhir ini, cover Koran Tempo berjudul ‘Tiga Penguasa Bansos’ juga menjadi perbincangan publik. Dalam edisi itu disebutkan dua politikus PDIP Herman Hery dan Ihsan Yunus, diduga menguasai proyek pengadaan bansos 2020 di Kemensos.

Perusahaan-perusahaan yang terafiliasi dengan keduanya diduga mendapat jatah hingga Rp 3,4 triliun, separuh dari anggaran bantuan untuk wilayah Jabodetabek. Tim KPK pun diduga menggeledah kantor sejumlah perusahaan itu sepanjang pekan lalu.

Sungguh memilukan partai pengusung presiden saat ini ternyata malah menjadi sarang para koruptor, yang sangat berbeda jauh dengan pernyataan presiden Jokowi yang ingin pemerintahannya bersih dari tindak pidana korupsi.

Berita Terkait
Baca Juga:
3 Tips Sederhana yang Membuat si Introvert Lebih Bahagia

3 Tips Sederhana yang Membuat si Introvert Lebih Bahagia

Tips      

20 Mei 2020 | 458 Kak Min


Sudah pernah dengar dengan istilah ekstrovert dan introvert? Tahukah Anda perbedaannya? Seorang introvert, biasanya perlu meluangkan waktu untuk sendiri agar energi di tubuhnya terisi. ...

Dengan Emporio Architect Dapatkan Rumah Mewah Impian

Dengan Emporio Architect Dapatkan Rumah Mewah Impian

Tips      

15 Maret 2021 | 531 Agus FZ


Rumah tinggal adalah sesuatu yang sangat dicita-citakan oleh semua orang yang ingin dimiliki, selain kebutuhan lainnya, apalagi rumah hunian yang mempunyai Desain Rumah Mewah, pastilah ...

Di Sini Tempatnya Ekpedisi Cargo Sulawesi dengan Harga Hemat Pengiriman Cepat

Di Sini Tempatnya Ekpedisi Cargo Sulawesi dengan Harga Hemat Pengiriman Cepat

Tips      

1 Jul 2021 | 373 Agus FZ


Bagi anda yang sudah biasa menggunakan jasa pengiriman barang, sudah pasti anda akan memilih ekspedisi pengiriman barang yang paling murah tapi juga yang dapat dipercaya. Berbagai macam ...

Manfaat Ikut Program Beasiswa Double Degree

Manfaat Ikut Program Beasiswa Double Degree

Kampus      

23 Feb 2022 | 160 Agus FZ


Buat anda yang belum pernah mendengar tentang double degree, disini akan coba jelaskan double degree adalah suatu program dari beberapa universitas tertentu yang diperuntukan buat mahasiswa ...

Jangan Tertipu! Ini Cuma Ilusi Optik Ya

Jangan Tertipu! Ini Cuma Ilusi Optik Ya

Mancanegara      

15 Nov 2020 | 464 Kak Min


Aghil - Pernahkah kamu melihat sebuah objek yang berbeda dengan kenyataannya? Hal ini biasa disebut dengan ilusi optik. Sebuah foto tersebut dapat membuat mata kita tertipu. Ilusi optik ...

Menggunakan Penerjemah Tersumpah Untuk Urusan Bisnis

Menggunakan Penerjemah Tersumpah Untuk Urusan Bisnis

Tips      

17 Okt 2020 | 524 Agus FZ


Dunia internasional dijaman sekarang ini sudah bukan hal yang waw lagi, karena dengan perkembangan teknologi yang sangat pesat membuat jarak bukan suatu beban lagi, karena semua ...