hijab

Lepas dari Resesi, RI Bakal Hadapi Ancaman Berat di 2022

15 Agu 2021  |  250x | Ditulis oleh : Agus FZ
Lepas dari Resesi, RI Bakal Hadapi Ancaman Berat di 2022

Pemerintah telah menempuh strategi dan langkah kebijakan, termasuk kebijakan fiskal untuk tahun anggaran 2022. Mitigasi risiko ekonomi makro di tahun depan juga mulai diperhitungkan oleh pemerintah.

Dalam dokumen Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM PPKF) Tahun 2022 yang diterima CNBC Indonesia dijelaskan, risiko terkait variabel makroekonomi terutama mencakup pertumbuhan, demografi, harga komoditas sumber daya alam (SDA) dan sektor keuangan.

Pada 2022, perekonomian Indonesia diproyeksikan mengalami pertumbuhan yang positif, setelah pada 2020 dan 2021 mengalami tekanan yang cukup kuat.

Demikian juga dengan proyeksi pertumbuhan PDB (Produk Domestik Bruto) di Amerika Serikat, China, dan Jepang yang mulai mengalami perbaikan disertai stabilitas pasar keuangan.

“Namun demikian, perbaikan ekonomi dan stabilitas pasar keuangan di negara tersebut berpotensi meningkatkan tingkat suku bunga global di tahun 2022. Hal ini perlu diantisipasi dalam penentuan baseline asumsi dasar ekonomi makro di tahun 2022,” tulis dokumen tersebut, Jumat (13/8/2021).

Pasar komoditas khususnya migas pada 2022 juga diproyeksikan mengalami perbaikan. Namun dalam jangka menengah dan panjang perlu diantisipasi penurunan permintaan terhadap pemanfaatan minyak bumi, akibat berkembangnya kebijakan green investment dan transisi energi global dari fossil fuel yang menjadi energi baru terbarukan.

Meskipun pemulihan ekonomi terjadi pada tahun depan, namun penerimaan perpajakan masih menjadi tantangan dalam pencapaian target.

Pasalnya, tingkat pengangguran yang masih tinggi pada 2021, akan menekan penerimaan perpajakan dari sektor PPh Orang Pribadi. Sementara penyerapan tenaga kerja pada 2022 juga masih dipenuhi ketidakpastian.

“Pada tahun 2022 tingkat penyerapan tenaga kerja masih dibayangi oleh ketidakpastian (uncertainty).”

“Kebijakan dalam memitigasi risiko penerimaan negara dari sektor PPh Orang Pribadi perlu dilakukan secara komprehensif dengan mempertimbangkan kondisi masyarakat guna mendukung pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan,” jelas pemerintah.

Ketidakpastian global di tahun depan juga dinilai pemerintah masih cukup tinggi. Oleh karena itu, pemerintah perlu menyiapkan langkah-langkah dalam menghadapi tekanan pada penerimaan pajak, khususnya PPh Badan dan PPN.

Tren shifting konsumsi berbasis digital akan berlanjut hingga 2022. Di satu sisi perdagangan digital berdampak positif terhadap efisiensi perekonomian, namun di sisi lain dapat menyebabkan peningkatan shadow economy.

“Dengan kondisi itu (shadow economy), terdapat risiko kehilangan basis pajak atau tax base atau wajib pajak khususnya PPN dan PPh Badan,” tulis pemerintah menjelaskan.

Sumber risiko lainnya berasal dari tekanan harga minyak bumi. Proyeksi pemulihan perekonomian global pada 2022 mendorong kenaikan harga minyak global.

Pemerintah mengklaim tetap memperhatikan dinamika konflik perdagangan beberapa negara yang dapat menekan kembali harga minyak global.

Dalam risiko jangka panjang, terdapat risiko penurunan permintaan global terhadap minyak bumi, hal ini memiliki dampak terhadap penerimaan negara bukan pajak (PNBP) SDA Migas.

“Dari sisi supply migas, penurunan produksi migas di Indonesia secara bertahap dalam beberapa tahun terakhir perlu menjadi faktor yang diperhatikan dalam penetapan target PNBP SDA Migas,” jelas pemerintah.

Risiko lainnya berasal dari sektor keuangan global, perbaikan kondisi makro ekonomi global berpotensi meningkatkan US Treasury Yield dan normalisasi suku bunga The Fed. “Pada 2022 terhadap risiko capital outflow dari negara-negara emerging market economies.”

Stabilitas fundamental ekonomi Indonesia disertai dengan peningkatan investasi dan neraca perdagangan yang sehat, diklaim sebagai kunci kebijakan pemerintah pada tahun 2022.(dbs) (hajinews)

Baca Juga:
jasa machining pipa

Jasa Machining Pipa yang Handal dan Banyak Di Cari

Tips      

25 Maret 2021 | 376 Agus FZ


Bagi anda pengusaha yang bergerak dibidang perpipaan baik itu yang berdiameter kecil maupun besar, baik itu yang berbahan PVC, besi atau bahan lainnya, tentunya anda butuh yang namanya jasa ...

5+ Makanan yang Bisa Jadi Penghangat Saat Musim Hujan

5+ Makanan yang Bisa Jadi Penghangat Saat Musim Hujan

Kuliner      

28 Nov 2020 | 240 Kak Min


Aghil - Memasuki musim penghujan, suhu udara akan menjadi lebih dingin dibandingkan sebelumnya. Kondisi dingin yang tiba-tiba ini dapat membuat tubuh kaget. Untuk menyiasatinya, kita ...

Waktu Terbaik Minum Kopi "Coffee Break"

Waktu Terbaik Minum Kopi "Coffee Break"

Tips      

7 Jul 2020 | 341 Kak Min


meminum kopi di indonesia memang sudah seperti tradisi, terutama saat berkumpul bersama saudara atau teman-teman dan untuk menjamu tamu yang datang ke rumah pun biasanya kita menawarkan ...

Berikut Jam Tidur Ideal Berdasarkan Usia Seseorang

Berikut Jam Tidur Ideal Berdasarkan Usia Seseorang

Kesehatan      

28 Nov 2020 | 242 Kak Min


Aghil - Kebutuhan jam tidur orang berbeda-beda. Hal ini terjadi karena beberapa faktor, salah satunya adalah usia seseorang. Jam tidur bagi bayi dan balita biasanya lebih banyak ...

Inilah Ciri-ciri Orang Baik, Salah Satunya Senang Mengucapkan 3 Kata Ini

Inilah Ciri-ciri Orang Baik, Salah Satunya Senang Mengucapkan 3 Kata Ini

Religi      

26 Des 2021 | 130 Agus FZ


Dalam satu Hadis diterangkan bahwa yang paling banyak memasukkan seseorang ke dalam surga adalah bertakwa kepada Allah dan berbudi pekerti yang baik. Setiap mukmin diperintahkan mempergauli ...

4 Rekomendasi Drakor Untuk Tontonan Selama Dirumah Aja

4 Rekomendasi Drakor Untuk Tontonan Selama Dirumah Aja

Film      

23 Mei 2020 | 488 Kak Min


Proses social distancing dan karantina mandiri masih berjalan hingga saat ini. Mengingat masa karantina ini sudah cukup panjang, tentu bosan karena tak bisa kemana-mana selama masa pandemi ...