MU

Jangan Terlalu Sering Makan Mie Instan Awas Bahaya Mengintai

6 Apr 2021  |  481x | Ditulis oleh : Agus FZ
Jangan Terlalu Sering Makan Mie Instan Awas Bahaya Mengintai

Mie instan termasuk salah satu makanan yang tak asing bagi masyarakat, karena memasaknya cepet rasanya pun bervariasi. Makanan yang berbahan dasar tepung dan campuran bumbu ini sangat mudah dijumpai. Mulai dari toko kelontong hingga supermarket pasti menjual mie instan. Makanan ini digemari banyak orang karena cara memasaknya yang sangat mudah.

Namun siapa sangka, di balik rasanya yang lezat mie instan tak baik dikonsumsi terlalu sering karena membahayakan kesehatan tubuh.

Dikutip dari portaljember dan situs PMJ News, berikut tiga penyakit yang mengintai pecinta mie instan.

1. Diabetes

Penyakit diabetes ini dipicu kandungan bahan pengawet dan pemanis buatan. Oleh karena itu, mie instan tidak dianjurkan untuk dikonsumsi oleh orang yang menderita diabetes. Bagi yang memiliki resiko diabetes juga tidak disarankan, sebab kandungan kimia dan pengawet di dalamnya dapat mengganggu pelepasan kadar gula darah dan juga insulin. Tentunya, mengonsumsi mie intan terlalu sering juga akan memperlambat kinerja dari pencernaan. Daripada konsumsi mie instan disarankan makan nasi karena lebih sehat.

2. Timbulkan Kanker

Salah satu kandungan kimia dalam mie instan adalah BHA dan TBH, yang berbahaya bagi kesehatan jika dikonsumsi terlalu sering. Kandungan bahan kimia tersebut dapat menyebabkan penyakit diare, asma, hingga yang terparah yaitu kanker.

3. Batu Ginjal

Dampak buruk terakhir yang didapatkan jika sering mengonsumsi mie instan adalah terkena resiko pembentukan batu ginjal. Hal ini disebabkan karena adanya kandungan garam yang sangat tinggi dalam mie instan. Kandungan garam inilah yang dapat mengganggu kesehatan ginjal manusia.

Agar tak terserang berbagai jenis penyakit di atas, segera mulai pola hidup sehat. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah menjaga pola makan dan kurangi konsumsi mie instan, kalau kepengen banget boleh sesekali tapi harus benar cara memasaknya.

Berita Terkait
Baca Juga:
Polri Tidak Pernah Menindaklanjuti Aduan Masyarakat ke Permadi Arya, Edi Kuntadhi, Denny Siregar dan Ade Armando

Polri Tidak Pernah Menindaklanjuti Aduan Masyarakat ke Permadi Arya, Edi Kuntadhi, Denny Siregar dan Ade Armando

Nasional      

2 Jun 2021 | 392 Agus FZ


Dari hasil pengamatan dari banyak aduan masyarakat terhadap ke tiga orang: Permadi Arya, Edi Kuntadhi, dan Ade Armando, Polri selalu membebaskan tanpa ada tindak lanjut, walaupun mereka ...

Ini Cara yang Benar dalam Melepas Masker

Ini Cara yang Benar dalam Melepas Masker

Kesehatan      

23 Mei 2020 | 466 Kak Min


Masker kini menjadi alat penting yang perlu dimiliki oleh setiap orang. Hal ini dalam rangka mencegah penyebaran dan terinfeksi virus Corona atau Covid-19. Masker dapat menghentikan ...

Hujan Es di Masjidil Haram, Jemaah Tetap Salat dan Thawaf

Hujan Es di Masjidil Haram, Jemaah Tetap Salat dan Thawaf

Nasional      

29 Apr 2021 | 392 Agus FZ


Fenomena langka terjadi di Makkah, Arab Saudi pada Selasa (27/4/2021) lalu atau pertengahan bulan suci Ramadan 1442 Hijriah. Cuaca ekstrem di tanah suci mengakibatkan banjir dan hujan es. ...

Luruskan Shaf Maka Kita Akan Kuat

Luruskan Shaf Maka Kita Akan Kuat

Religi      

10 Nov 2021 | 250 Agus FZ


Suatu ketika Rasulullah ﷺ berkata kepada para sahabatnya sebagaimana diriwayatkan oleh Abu Daud dan Ahmad, “Hampir terjadi keadaan di mana umat-umat lain akan mengerumuni kalian ...

5+ Makanan yang Bisa Jadi Penghangat Saat Musim Hujan

5+ Makanan yang Bisa Jadi Penghangat Saat Musim Hujan

Kuliner      

28 Nov 2020 | 339 Kak Min


Aghil - Memasuki musim penghujan, suhu udara akan menjadi lebih dingin dibandingkan sebelumnya. Kondisi dingin yang tiba-tiba ini dapat membuat tubuh kaget. Untuk menyiasatinya, kita ...

Harga Pangan yang Bakal Naik Gila-gilaan, Mulai Gula hingga Daging Sapi

Harga Pangan yang Bakal Naik Gila-gilaan, Mulai Gula hingga Daging Sapi

Nasional      

31 Maret 2022 | 147 Agus FZ


Ada empat komoditas pangan dalam negeri yang bergantung pada impor akan mengalami kenaikan harga signifikan secara tahunan. “Pertama harga gandum tercatat pada perdagangan 25 Maret ...