rajatraffic

Dampak Positif dan Negatif Anak yang Kurang Perhatian Orang Tua

7 Mei 2020  |  62x | Ditulis oleh : Agus FZ
Dampak Positif dan Negatif Anak yang Kurang Perhatian Orang Tua

Anak adalah titipan dari sang pencipta untuk kita rawat kita jaga dan kita didik sebaik baiknya, jika orang tua mengalami masalah jangan sampai kita melampiaskannya terhadap anak. Anak yang tumbuh dalam keluarga yang kurang memberikan kasih sayang dan perhatian tentu sangat mempengaruhi kondisi psikologinya, mereka terpaksa akan mengalami broken home sejak berusia muda. Meski lingkungan yang kurang baik itu tidak mudah untuk mereka jalani, sebenarnya tetap saja ada pelajaran penting bagi anak-anak disana. Kunci dari permasalahan anak-anak adalah memberikan kepada mereka pendidikan dan pengajaran yang baik.

Seorang anak yang mengalami kurang perhatian atau broken home  atau anak yang berasal dari lingkungan keluarga kurang harmonis, mereka akan lebih mudah memahami kerentanan dan kelemahan seseorang. Mereka sudah terbiasa melihat hal-hal yang tidak ingin mereka lihat. Contohnya mereka sudah biasa melihat pertengkaran, jeritan, piring pecah sampai pintu dibanting. Anak seperti itu akan mudah merasakan sakit hati sejak kecil. Anak seperti itu biasanya juga akan tumbuh kuat, tapi juga sangat sensitif dalam memahami perasaan orang lain.

Pengalaman anak yang kurang mendapatkan perhatian dan keluarganya yang berantakan, biasanya mereka akan jarang sekali ingin pulang kerumah. Bukan tidak menutup kemungkinan mereka akan mencari tempat lain yang menurut mereka lebih nyaman untuk ditinggali. Banyak juga yang memilih kabur dari rumah dan memilih hidup di jalanan dan melakukan hal-hal yang tidak sepatutnya mereka lakukan. Maka dari itulah pentingnya dalam menjaga keharmonisan dan juga kehangatan dalam keluarga apalagi dirumah. Rumah adalah tempat untuk memberikan seluruh perhatian kepada anak-anak, memberikan kenyamanan, keamanan yang anak-anak harus rasakan.

Orang tua berkewajiban memberikan seluruh perhatian dan kasih sayang untuk anak-anaknya. Karena setiap orang tentunya memiliki perasaan ingin selalu disayangi, dicintai dan mencintai. Anak yang broken home juga mereka akan mencari perhatian itu dari tempat yang mereka anggap disitu adalah tempat yang mereka harapkan, karena sejak kecil anak itu kurang mendapatkan kasih sayang. Anak yang kurang kasih sayang cenderung memiliki hati besar untuk orang lain dan terus berharap bisa mendapatkan perasaan yang sama untuk dirinya. Walaupun akhirnya mereka tidak mendapatkan kasih sayang itu dari orang yang ia harapkan, namun dia akan tetap berusaha menyayangi orang lain dengan sepenuh hati.

Jangan sampai kita mengabaikan buah hati kita walaupun kita bermasalah, sebaik mungkin kita menjaganya dan memberikan kasih sayang untuk mereka. Karena anak-anak yang kurang perhatian dan sering mendengar pertengkaran dan hal-hal buruk lainnya di dalam keluarganya biasanya akan tumbuh menjadi seorang yang sangat membenci ketegangan dan keributan. Tentu saja hal itu karena terasa seperti bom waktu yang bisa meledak kapan saja. Maka dari itu kita harus bisa dan berusaha keras untuk menghindarinya.

Jika masalah sekecil apapun mendadak muncul, kita jangan memperlihatkannya kepada anak-anak. Berusahalah untuk selalu baik dalam berkomunikasi dengan mereka, tentu kita tidak ingin bukan anak-anak tenggelam dalam kesedihan yang berkepanjangan. Mereka tentu ingin memiliki masa depan yang lebih baik hingga pada akhirnya mereka bisa memiliki keluarga sendiri dan mendapatkan kehidupan yang jauh lebih baik dan bahagia dari apa yang mereka sudah dapatkan sejak masa anak-anak. Jadi bagi orang tua yang bermasalah dan sebelum memutuskan untuk berpisah harus lebih mempertimbangkan dampak baik dan buruknya bagi anak-anaknya. Jangan sampai buah hati menjadi korban atas keegoisan orang tua. Maka dari itu atasi segala permasalahan sebaik mungkin sebelum terlambat, atau sedini mungkin berikan hobi dan arahkan anak-anak sesuai dengan keinginan anak-anak sejak dini misal les tari, music, melukis, mengaji dan hal lainnya yang positif. Agar mereka terbiasa dengan kesibukan yang membuat mereka bahagia dengan hobinya sekaligus mengalihkan perhatian anak untuk bisa mandiri sejak dini.

Baca Juga:
Gelar Shalat Idul Fitri Di Tengah Pandemi, Ini Syaratnya

Gelar Shalat Idul Fitri Di Tengah Pandemi, Ini Syaratnya

Religi      

18 Mei 2020 | 50 Kak Min


Dengan kondisi pandemi Covid-19 saat ini, tentu suasana Hari Raya Idul Fitri akan berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Untuk memutus rantai penyebaran virus ini, pihak pemerintah ...

5 Tips Agar Khusyuk Saat Ramadan Meski Di Rumah Aja

5 Tips Agar Khusyuk Saat Ramadan Meski Di Rumah Aja

Religi      

23 Mei 2020 | 7 Kak Min


Dengan adanya wabah seperti Covid-19 ini, umat Islam tengah bersedih. Hal ini karena virus Corona ini membatasi aktivitas ibadah di luar rumah. Meskipun demikian, kekhusyukan dalam ...

Sakit Perut Biasa atau Gangguan Reproduksi

Sakit Perut Biasa atau Gangguan Reproduksi

Kesehatan      

15 Mei 2020 | 94 Agus FZ


Pada saat wanita mengalami siklus bulanan adalah hal yang wajar tapi apabila di barengi dengan rasa nyeri perut dan sakit yang menyiksa tentu harus diwaspadai. Biasanya pada saat akan ...

Menemukan Pastry 25 Tahun, Wanita Ini Masih Berani Menyantapnya. Kok Bisa?

Menemukan Pastry 25 Tahun, Wanita Ini Masih Berani Menyantapnya. Kok Bisa?

Kuliner      

19 Mei 2020 | 86 Kak Min


Seorang wanita asal Inggris menemukan puff-pastry yang sudah berusia 25 tahun didalam kulkasnya. Meskipun sudah berusia lama, wanita tersebut masih berani memakannya. Kok bisa ya? Puss ...

Kisah Inspiratif Seorang Mualaf Uganda yang Baru Pertama Kali Merasakan Puasa Ramadhan

Kisah Inspiratif Seorang Mualaf Uganda yang Baru Pertama Kali Merasakan Puasa Ramadhan

Religi      

18 Mei 2020 | 35 Kak Min


Seorang pemuda asal Uganda, Ismael Ssentongo memutuskan untuk memeluk islam empat hari sebelum bulan Ramadhan datang. Oleh karena itu, ia merasakan ibadah puasa untuk pertama kalinya pada ...

Meme Spongebob dan Patrick Saat Puasa Ini Bikin Kocak

Meme Spongebob dan Patrick Saat Puasa Ini Bikin Kocak

Film      

20 Mei 2020 | 56 Kak Min


Kita semua tentu familiar dengan keluarga Krusty Krab, yakni Spongebob dan kawan-kawannya. Kartun satu ini memang menjadi salah satu kartun yang populer di Indonesia, khususnya di kalangan ...