RajaKomen

10 Tips Mengatasi Kangen pada Anak yang Mondok di Pesantren

21 Agu 2023  |  130x | Ditulis oleh : Agus FZ
pesantren Al Masoem

Ketika seorang anak memutuskan untuk mondok di pesantren, ini bisa menjadi perubahan besar dalam dinamika keluarga. Bagi orang tua, perasaan kangen terhadap anak yang menjalani pengalaman mondok bisa menjadi tantangan emosional yang nyata. Meskipun mereka menyadari pentingnya pendidikan agama dan pengembangan pribadi yang didapat anak di pesantren, rasa kerinduan terhadap kehadiran mereka di rumah tetap membawa dampak tersendiri.

Dalam perjalanan ini, penting bagi kita untuk memahami bahwa perasaan kangen adalah ekspresi kasih sayang yang alami. Namun, ada langkah-langkah yang dapat diambil baik oleh orang tua maupun oleh anak yang mondok untuk mengatasi perasaan kangen ini dan menjaga hubungan keluarga tetap erat dan harmonis. Dalam artikel ini, kami akan memberikan sejumlah tips yang bermanfaat dalam menghadapi perasaan kangen orang tua terhadap anak yang mondok di pesantren. Dengan pengertian, komunikasi, dan usaha bersama, Anda dapat mengatasi tantangan ini dengan baik dan memperkuat ikatan keluarga yang penuh makna.

Mengatasi rasa kangen orang tua terhadap anak yang mondok di pesantren adalah hal yang penting untuk menjaga hubungan keluarga yang harmonis. Berikut adalah beberapa tips yang dapat membantu Anda mengatasi situasi tersebut:

  1. Komunikasi Terbuka: Jaga komunikasi yang terbuka dengan orang tua Anda. Berbicaralah tentang pengalaman dan kegiatan positif yang Anda jalani di pesantren. Bagikan cerita-cerita menarik, prestasi, dan pembelajaran yang Anda dapatkan. Ini akan membantu orang tua merasa lebih terlibat dalam kehidupan Anda di pesantren.
  2. Rutin Berkomunikasi: Buatlah jadwal rutin untuk berkomunikasi dengan orang tua, misalnya sekali seminggu atau sesuai kesepakatan. Ini bisa melalui telepon, video call, atau pesan singkat. Berbicara secara rutin akan membantu mengurangi rasa kangen mereka.
  3. Ajak Orang Tua Berkunjung: Sesekali, ajak orang tua untuk berkunjung ke pesantren Anda. Ini akan memberi mereka kesempatan untuk melihat lingkungan tempat Anda belajar dan tinggal, serta bertemu dengan teman-teman dan guru.
  4. Berbagi Pengalaman: Ceritakan pengalaman-pengalaman positif dan pelajaran berharga yang Anda peroleh di pesantren. Hal ini akan membuat orang tua merasa bangga dan lebih memahami pentingnya pengalaman mondok bagi perkembangan pribadi Anda.
  5. Foto dan Video: Bagikan foto dan video kegiatan Anda di pesantren kepada orang tua. Ini akan membantu mereka merasa lebih terhubung dengan kehidupan Anda di sana.
  6. Libatkan Orang Tua dalam Keputusan: Mintalah pendapat orang tua dalam keputusan penting, seperti rencana studi atau kegiatan ekstrakurikuler. Ini akan membuat mereka merasa masih memiliki peran dalam hidup Anda meskipun Anda berada di pesantren.
  7. Berkomunikasi dengan Tokoh Agama: Jika mungkin, ajak tokoh agama di pesantren Anda untuk berbicara dengan orang tua. Mereka dapat memberikan pemahaman lebih mendalam tentang pentingnya pendidikan agama dan keuntungan mondok di pesantren.
  8. Berikan Bukti Kesejahteraan dan Kemajuan: Tunjukkan kepada orang tua bahwa Anda baik-baik saja dan berkembang dengan baik di pesantren. Berikan bukti prestasi akademik, penghargaan, atau testimoni dari guru.
  9. Berkomunikasi dengan Empati: Pahami perasaan orang tua dan berbicaralah dengan empati. Jelaskan bahwa Anda juga merindukan mereka, tetapi Anda berusaha menjalani pengalaman ini dengan baik.
  10. Doa Bersama: Usulkan untuk berdoa bersama dengan orang tua, baik secara fisik maupun secara virtual. Ini akan memberi mereka rasa kenyamanan dan merasa lebih dekat dengan Anda.

Ingatlah bahwa rasa kangen adalah hal yang wajar dalam hubungan keluarga. Dengan komunikasi yang baik dan usaha untuk melibatkan orang tua dalam kehidupan Anda, Anda dapat membantu mereka mengatasi perasaan kangen dan mendukung perkembangan Anda di pesantren.

 

Berita Terkait
Baca Juga:
Modal Sedikit Tapi Bisa Jadi Reseller Baju Muslim

Modal Sedikit Tapi Bisa Jadi Reseller Baju Muslim

Tips      

26 Mei 2021 | 750 Agus FZ


Jaman sekarang banyak orang tertarik dengan bisnis online, tetapi kadang terhalang oleh kendala modal. Tentu saja banyak yang beranggapan bahwa untuk memulai suatu bisnis itu harus memiliki ...

Ini Cara Mudah Silaturahmi Secara Virtual Selama Lebaran

Ini Cara Mudah Silaturahmi Secara Virtual Selama Lebaran

Tips      

20 Mei 2020 | 734 Kak Min


Dengan adanya pandemi Corona, Hari Raya Idul Fitri tentunya akan terasa berbeda dibandingkan sebelumnya. Kita perlu merayakannya dengan tetap mengisolasi diri. Meskipun terisolasi dan ...

Langkah-langkah Mudah dalam Mengajukan Pinjaman untuk Memajukan Bisnis

Langkah-langkah Mudah dalam Mengajukan Pinjaman untuk Memajukan Bisnis

Tips      

8 Maret 2023 | 321 Agus FZ


Di era sekarang ini tidak dipungkiri jika masih banyak pebisnis yang mengambil pinjaman modal usaha baik untuk langkah awal atau untuk memajukan bisnis atau usahanya. Banyak hal yang harus ...

Tak Tolerir Mafia Minyak Goreng, Menko Airlangga: Tangkap Saja!

Tak Tolerir Mafia Minyak Goreng, Menko Airlangga: Tangkap Saja!

Nasional      

19 Maret 2022 | 394 Agus FZ


Ulah mafia minyak goreng yang telah membuat banyak rakyat menderita harus segera mendapat tindakan tegas. Siapapun yang terkait dengan mafia minyak goreng ini harus ditangkap tanpa pandang ...

Polri Tidak Pernah Menindaklanjuti Aduan Masyarakat ke Permadi Arya, Edi Kuntadhi, Denny Siregar dan Ade Armando

Polri Tidak Pernah Menindaklanjuti Aduan Masyarakat ke Permadi Arya, Edi Kuntadhi, Denny Siregar dan Ade Armando

Nasional      

2 Jun 2021 | 679 Agus FZ


Dari hasil pengamatan dari banyak aduan masyarakat terhadap ke tiga orang: Permadi Arya, Edi Kuntadhi, dan Ade Armando, Polri selalu membebaskan tanpa ada tindak lanjut, walaupun mereka ...

3 Penyakit Manusia dan Cara Mengobatinya

3 Penyakit Manusia dan Cara Mengobatinya

Religi      

8 Sep 2021 | 545 Agus FZ


Islam adalah agama sempurna karena mencakup seluruh aspek kehidupan manusia. Agama ini lahir untuk mengangkat manusia dari kehinaan (kejahilan) menjadi manusia berakhlak luhur dan mulia ...